SMU Muhammadiyah Launching Buana Surya

SMU Muhammadiyah Launching Buana Surya

  Jumat, 28 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa

SAMBAS- Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan bulan Bahasa ke 88 berlangsung meriah di halaman SMU Muhammadiyah Sambas, Kamis (27/10). Berbeda dari tahun sebelumnya,peringatan tahun ini diwarnai dengan launching drum band Buana Surya dan ini menjadi satu-satunya sekolah setingkat SLTA di kota Sambas yang memiliki drumband.

Kegiatan dihadiri Minhani SE ketua PDM Muhammadiyah Sambas, Yuliansyah SE ME Wakil Ketua bidang Dikdasmen PDM Muhammadiyah Sambas, Perwakilan pengurus Aisyiyah, Kasi Kurikulum bidang SMA/ SMK Dinas Pendidikan, Buradi M Pd Kabupaten Sambas , Perwakilan Polsek Sambas, para orang tua murid dan guru.

Kepala SMU Muhammadiyah Sambas, Romsidi SpdI M Si , mengatakan SMU Muhammadiyah selama ini selalu berusaha berinovasi dengan tetap berpegang teguh pada pendidikan berkonsep penampilan, pelayanan dan prestasi.

“Ini yang membuat SMU Muhamamidyah selalu eksis, tampil beda, dan diminati masyarakat,” kata Romsidi.

Disinggung dengan tema kegiatan kali ini, Romsidi menjabarkan, bahwa bulan bahasa terkait erat dengan sejarah bahasa bangsa Indonesia yang disepakati pada tanggal 28 Oktober 1928, dimana ada serangkai kalimat pada sumpah pemuda yang berbunyi “ Kami putra-putri Indonesia mengaku berbahasa satu Bahasa Indonesia”.

Menurut Romsidi, bahwa bahasa Indonesia tertuju langsung pada sastra Indonesia yang membentuk karakter dan jati diri bangsa Indonesia, sehingga mempunyai nilai-nilai luhur dalam keberagaman bahasa dan budaya di Indonesia.

Kasi Kurikulum bidang SMA/ SMK Dinas Pendidikan, Buradi M Pd secara resmi membuka kegiatan Sumpah Pemuda dan bulan Bahasa yang dilaksanakan oleh SMU Muhammadiyah Sambas. “Atas nama Pemerintah dan juga secara pribadi saya merasa bangga dengan pencapaian SMU Muhamamdiyah selama ini. Betapa tidak, ditengah ramai dan ketatnya persaingan lembaga penyelenggara pendidikan, SMU Muhammadiyah tetap mampu menjaga eksistensi dirinya sebagai lembaga pendidikan pilihan masyarakat Kabupaten Sambas,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Pengelolaan lembaga Pendidikan setingkat SMA/SMK menjadi kewenangan Penuh Pemerintah Provinsi, tidak lagi dikelola oleh Pemerintah Kabupaten/ kota.

“Dinas Pendidikan Kabupaten/kota hanya sebagai mitra Pemprov saja, dan nantinya akan dibentuk kantor penghubung di kabupaten/ kota,” kata Buradi.

Ketua PD Muhammadiyah Sambas, Minhani SE menyebutkan sebagai organisasi kemasyarakatan bernafaskan Islam, Muhamamdiyah tetap focus pada kegiatan dakwah amal usahanya, yaitu di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Kita terus berusaha membangun sumber daya manusia berkualitas khususnya dibidang pendidikan dan kesehatan, kita cukup puas dengan perkembangan amal Usaha Muhammadiyah sekarang, lembaga pendidikan sudah hampir merata di daerah-daerah,” kata Minhani.

Bahkan kedepannya akan ada wacana PDM Sambas untuk mendirikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah setingkat Universitas di Sambas. “Ini menjadi wacana yang kita prioritaskan, Kabupaten Sambas sangat layak memiliki Perguruan Tinggi Muhammadiyah, SDM pengelolanya ada, anak-anak yang melanjutkan ke perguruan tinggi juga banyak, dengan berkuliahnya anak-anak kita di Sambas, tentu akan sangat membantu orang tua mereka menghemat biaya, karena tidak perlu kuliah jauh-jauh

lagi,” kata Minhani.

Tahun ini, tema kegiatan yang diusung “Melalui peringatan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa ke 88, kita tingkatkan solidaritas , integrasi dan profesionalitas pemuda menuju bangsa yang sejahtera dan Negara yang bermartabat”.  Selain Launching Drumband, selama tiga hari ke depan (27,28,29 Oktober ) juga diadakan berbagai lomba yang melibatkan seluruh siswa kelas X, XI, XII , untuk mengikuti lomba cipta puisi,

baca puisi, poster, lomba baca teks Sumpah Pemuda. Dan lomba baca teks UUD. (ser/ozy)

Berita Terkait