Slank Usul UU Hukum Mati Koruptor

Slank Usul UU Hukum Mati Koruptor

  Selasa, 23 February 2016 08:41
DUKUNG KPK: Slank menggelar konser di Gedung KPK sebagai bentuk dukungan mereka terhadap lembaga antirasuah ini.BOY KUSDHARMADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

JAKARTA -- Grup band papan atas Indonesia, Slank menggelar konser mini di markas Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (22/2) siang. Konser ini sebagai bentuk dukungan Slank terhadap pimpinan KPK yang menolak Revisi Undang-undang KPK. Sebelum konser, Slank terlebih dahulu menemui lima pimpinan KPK Agus Rahardjo, Basaria Pandjaitan, Laode M Syarif, Alexander Marwata dan Saut Situmorang.

Usai pertemuan, Slank bersama pimpinan KPK serta Wadah Pegawai KPK menyapa para masyarakat yang ada di markas KPK.  Dalam kesempatan itu, vokalis Slank, Kaka menegaskan bahwa Slank tak ingin KPK dilemahkan. Mereka pun tegas menolak Revisi UU KPK.  "Slank mendukung dan membela apa yang dikerjakan KPK. Kami tak ingin KPK dilemahkan, kami support penuh KPK," kata Kaka disambut riuh tepuk tangan.  "Kami silaturahmi sambil menegaskan sikap Slank tetap sama antikorupsi," timpal Kaka.

Slank kemudian konser di markas KPK. Lima lagu mereka bawakan. Diawali dengan lagu Seperti Para Koruptor kemudian Halal, Hei Bung, Koruptor Dor dan ditutup dengan Ku Tak Bisa. Aksi Slank itu cukup menghibur pegawai, wartawan, maupun pengunjung KPK.Bahkan para pimpinan KPK pun terlihat menikmati suguhan musik Slank. Ketua KPK Agus Rahardjo terlihat berdiri di samping kiri lokasi konser Slank. Sesekali ia tersenyum dan menggerakkan badan mengikuti alunan lagu. Namun, Agus sebelum konser Slank dimulai mengaku tidak akan ikut bernyanyi bersama grup band yang sudah malang melintang di kancah musik Indonesia itu. "Tidak, saya ra iso (tidak bisa) nyanyi," ujar Agus.

Sementara Slank di sela-sela konser juga sempat mengeluarkan pernyataan bernada kritis. Bim Bim misalnya menegaskan daripada DPR merevisi UU KPK, sebaiknya membuat UU untuk menghukum mati para koruptor.  "Daripada DPR merevisi UU KPK lebih baik DPR bikin undang-undang untuk menghukum mati koruptor," ujar Bim Bim sebelum Slank membawakan lagu berjudul "Koruptor Dor".

Lain juga dengan Kaka. Disela-sela sebelum lagu Hei Bung, Kaka menyampaikan agar bersama-sama mencegah supaya KPK tak dilemahkan. "Sebelum revisi itu terjadi mari kita bersama-sama supaya KPK tak jadi dilemahkan," ujar Kaka.Lebih lanjut Agus mengatakan, Slank hari ini memberikan dukungan kepada KPK yang menolak revisi. Menurut Agus, dari dulu juga Slank sudah mendukung apa yang dilakukan KPK dalam pemberantasan korupsi. "Mulai zaman Pak Ruki mereka sudah mendukung KPK," kata Agus. (Ody)

Berita Terkait