Sita 111 Batang Kayu , Kelabui Polisi, Dibawa Saat Hujan Lebat

Sita 111 Batang Kayu , Kelabui Polisi, Dibawa Saat Hujan Lebat

  Rabu, 16 December 2015 08:32
TANGKAP: Kayu jenis keladan sebanyak 111 batang yang disita polisi dari penangkapan di Sosok, Tayan Hulu. FOTO IST

Berita Terkait

 SANGGAU-Sebanyak 111 batang kayu jenis keladan disita polisi dari penangkapan yang dilakukan di Sosok, Kecamatan Tayan Hulu pada Minggu (13/12) sore lalu sekira pukul 17.00. Kayu tersebut dimuat dengan mobil truk KB 8830 DA dan akan dibawa ke daerah, Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Kayu-kayu tersebut dibawa menggunakan truk saat kondisi sedang hujan lebat. Hal ini ditengarai untuk menghindari operasi rajia yang dilakukan polisi. Kayu tersebut dibawa dari Desa Bantai, Kecamatan Bonti. Polisi masih merahasiakan pemilik kayu untuk tujuan pengembangan kasusnya.
“Jumlahnya 111 batang. Itu kayu jenis keladan. Dibawa dari Desa Bantai dan akan dibawa ke Ambawang. Sopir dan rekan kernetnya sudah diperiksa di Mapolres Sanggau,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Yudhi Yustisia Saroja.
Penangkapan kayu tersebut, kata dia, hasil dari koordinasi yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Sanggau dan Polsek Tayan Hulu. Informasi yang sampai kepada polisi kayu tersebut sengaja dibawa menuju Ambawang untuk diberikan kepada pemesan. Hanya saja polisi masih mencari pemesan kayu tersebut.
“Kayu ini dipesan oleh seseorang yang ada di Ambawang. Jadi si sopir, Nasius, 29 tahun dan kernet, Samson, 30 tahun diminta mengantar kayu tersebut. Nanti setelah sampai di Ambawang baru diberitahu orang yang memesan via seluler. Jadi berangkatlah mereka ini membawa kayu itu, tetapi tidak ada dokumen yang menyertainya,’ terang Yudhi ditemui Selasa (15/12) siang kemarin.
Sejauh ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Polisi juga terus melakukan pengembangan terkait dengan pemilik kayu dan pihak pemesan yang diketahui beralamat di Ambawang. “Kami masih kembangkan penyidikannya,” ujar dia.
Menurut sopir, lanjut dia, keuntungan dari hasil dari penjualan kayu tersebut nantinya akan dibagi kepada sopir dan rekannya sebagai operasional fee. “Jadi nanti si sopir dan kernet ini dapat fee dari keuntungan hasil penjualan kayu itu. Begitu pengakuan dari si sopir dalam pemeriksaan,” katanya.
Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, polisi menyita kayu tersebut bersama dengan mobil truk yang digunakan untuk mengangkut. Sementara waktu, untuk alasan pemeriksaan, dua orang masing-masing Nasius, 29 tahun dan Samson, 30 tahun ditahan di Mapolres Sanggau. (sgg)

 

 

Berita Terkait