Sistem Hidran Disemua Pasar. Wagub Kunjungi Lokasi

Sistem Hidran Disemua Pasar. Wagub Kunjungi Lokasi

  Selasa, 3 November 2015 10:12
KUNJUNGAN : Wakil Gubernur didampingi Wakil Bupati dan pejabat Kabupaten Mempawah saat mengunjungi lokasi kebakaran di Jalan Seliung Sungai Pinyuh

Berita Terkait

SUNGAI PINYUH- Kebakaran yang menghanguskan sembilan rumah toko (ruko) di Jalan Seliung Pasar Sungai Pinyuh, Minggu (1/11) dini hari menimbulkan keprihatinan berbagai kalangan. Wakil Gubernur, Christiandy Sanjaya menyempatkan diri meninjau lokasi kebakaran, Senin (2/11) sekitar pukul 15.00 sore.Kedatangan orang nomor dua dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat itu didampingi Wakil Bupati, Gusti Ramlana dan sejumlah pejabat daerah lainnya mulai dari Camat, Lurah, BPA-SP dan lainnya.

“Kita memiliki badan penanggulangan bencana yang selalu siap sedia menyalurkan bantuan kepada korban bencana termasuk kebakaran. Dalam kasus kebakaran ini, bantuan sudah ditanggulangi oleh pemerintah daerah Kabupaten Mempawah. Namun, jika bantuan dirasakan kurang maka Pemprov siap membantu,” kata Christiandy.Menurut Wagub, distribusi bantuan untuk korban bencana harus dilakukan dengan efektif dan efisien. Sebab, para korban bencana sangat membutuhkan bantuan terlebih menyangkut kebutuhan pokok seperti bahan makanan maupun pakaian. Mengingat, bencana kebakaran menghanguskan seluruh harta benda korban.

“Pemerintah daerah sangat cepat dan tanggap dalam menangani korban kebakaran. Bahkan, pemerintah daerah juga kabarnya telah mempersiapkan izin pembangunan ruko baru bagi para korban kebakaran,” ujarnya.Lebih jauh, Wagub pun menghimbau kepada seluruh kelompok masyarakat untuk bahu membantu meringankan tangan membantu  para korban kebakaran yang membutuhkan pertolongan. Bantuan dapat disalurkan secara langsung kepada para korban kebakaran yang berada di posko.

“Kedepan, pemerintah daerah harus lebih sigap dalam melakukan langkah antisipasi. Harus ada penelitian yang konkrit terkait penyebab kebakaran dilingkungan masyarakat. Supaya, kasus kebakaran bisa diminimalisir dimasa mendatang,” harapnya. Ditempat yang sama, Wakil Bupati, Gusti Ramlana mengaku dalam kasus kebakaran pasar sungai pinyuh tersebut, pihaknya telah melakukan penanganan dan penanggulangan sesuai prosedur yang berlaku. Terutama penyaluran bantuan bahanan kebutuhan pokok telah diberikan kepada para korban.

“Bantuan yang sudah disalurkan berupa bahan makanan dan pakaian. Bantuan yang kita berikan sesuai prioritas keperluan sehari-hari para korban kebakaran. Bantuan lain yang kita siapkan terkait proses perizinan pembangunan ruko baru nantinya. Semua akan kita permudah sesuai  prosedur dan mekanisme yang ada,” janjinya.Disamping penanggulangan, imbuh Wabup, Pemerintah Kabupaten Mempawah juga sedang mencanangkan langkah antisipasi terhadap bencana kebakaran. Caranya dengan membangun sistem hidran di komplek Pasar Sungai Pinyuh.

“Selama ini belum tersedia sistem hidran dilingkungan Pasar Sungai Pinyuh ini. Makanya nanti akan kita bangun agar memudahkan para petugas mendapatkan suplai air ketika terjadi musibah kebakaran. Sehingga, dampak kebakaran bisa diminimalisir sekecil mungkin,” tukasnya mengkahiri.Sebelumnya, Bupati Mempawah, H Ria Norsan terlebih dahulu mengunjungi lokasi kebakaran pasar sungai pinyuh di Jalan Seliung Kecamatan Sungai Pinyuh itu. Bupati didampingi sejumlah pejabat terkait melihat secara dekat puing-puing sisa kebakaran yang menghanguskan sembilan ruko dan menyebabkan kerugian miliaran rupiah.(wah)

Berita Terkait