Sistem Down, Antrean Check-in Mengular

Sistem Down, Antrean Check-in Mengular

  Sabtu, 13 Agustus 2016 10:56
ANTREAN PENUMPANG T3: Antrean penumpang saat akan melakukan 'check in' di Terminal Tiga Ultimate, Bandara Soekarno Hatta, Jumat (12/08/2016). Antrean ini disebabkan server mengalami gangguan. IMAMHUSEIN//JAWAPOS

Berita Terkait

JAKARTA – Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta belum 100 persen mulus. Kemarin (12/8) sistem komputer yang down. Akibatnya, proses check-in penumpang harus dilakukan secara manual. Hal itu mengakibatkan antrean panjang.

Antrean mulai mengular sekitar pukul 14.30. Gangguan sistem masih terjadi hingga pukul 17.30. ”Padahal, kami sudah pakai Sky Priority. Karena manual, ya sama saja akhirnya. Antrenya cukup lama,” kata Marlina, 31, penumpang jurusan Jogjakarta.

Check-in manual tersebut berdampak pada jadwal penerbangan. Beberapa penerbangan mengalami delayed sekitar satu jam. Salah satunya penerbangan GA244 rute Jakarta–Semarang. Pesawat yang seharusnya terbang pukul 17.25 akhirnya berangkat pukul 18.45 WIB.

Direktur Pelayanan Garuda Indonesia Nicodemus P. Lampe menjelaskan, pihaknya sudah menjalankan prosedur penanganan keadaan darurat, yakni memanfaatkan wifi untuk entry data calon penumpang. ”Kami juga gunakan cara manual. Nah, manual ini yang memang agak sedikit lambat,” ujarnya.

Garuda memberikan kelonggaran untuk calon penumpang. Yang terlambat check-in diberi kesempatan ikut dalam penerbangan selanjutnya. Kebijakan itu berlaku hingga 31 Agustus. ”Ini untuk semua. Bila kesalahan dari sisi penumpang, tidak akan dikenakan denda,” kata Nicodemus. Bila kesalahan dari sisi maskapai, Garuda siap memberikan kompensasi sesuai dengan aturan yang ada.

Plt Dirut PT Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo mengatakan, pembenahan terus dilakukan melalui evaluasi harian. ”Kami terus berusaha agar semua bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” tuturnya.

Saat ini baru Garuda yang beroperasi di Terminal 3 Ultimate. Setelah ini menyusul Sriwijaya Air dan Nam Air. Dua maskapai itu mulai beroperasi pada 20 Agustus. ”Ada percepatan dari rencana awal,” kata Djoko. (mia/c9/ca)

Berita Terkait