Sintang, Beberapa Wilayah Masih Terancam Banjir

Sintang, Beberapa Wilayah Masih Terancam Banjir

  Senin, 4 April 2016 13:05   803

BEBERAPA wilayah di Kabupaten Sintang terendam banjir. INi ketiga kalinya dalam kurun waktu tiga bulan. Banjir yang diakibatkan oleh meluapnya Sungai Kapuas dan Sungai Melawi yang berdampingan ini menyebabkan volume air yang tumpah ke tempat-tempat pemukiman warga semakin tinggi. Sempat surut sekitar satu minggu lamanya, namun tak lantas membuat warga sekitar Kampung Raja, Pasar Cina, Mekar Jaya dan Menyumbung tenang.

Curah hujan tinggi juga terjadi di daerah sekitar Kapuas Hulu. BMKG Putussibau mencatat setidaknya pada Jumat (1/4) malam, curah hujan mencapai 49,0 mm. Ketinggian air sungai pun naik, tetapi tidak sampai meluap. Sedangkan di daerah Sintang sendiri, hujan terjadi sejak malam (1/4) hingga pagi (2/4) disertai dengan angin kencang dan guntur. BMKG Sintang mencatat ada curah hujan sebanyak 95,7 mm dalam kurun waktu semalam. Menimbulkan air kembali naik dan banjir yang terjadi hari ini berada di kisaran tinggi 1 meter hingga 1,5 m.

Pada siang hari, pemanasan maksimal terjadi di daerah khatulistiwa, sehingga penguapan semakin banyak dan pembentukan awan-awan hujan juga semakin tinggi dan cepat. Hal ini menyebabkan hujan terjadi hampir setiap hari dengan curah hujan yang sedang hingga tinggi. Menurut prakiraan cuaca BMKG Supadio Pontianak, hujan sedang di wilayah Sintang masih terjadi hingga 3 hari ke depan.

Hingga kini, warga dan anak-anak yang hendak melakukan aktivitasnya harus menyimpan kendaraannya di tempat yang lebih tingi dan harus menaiki sampan untuk keluar dari rumahnya. Namun, dengan kondisi banjir, tak lantas membuat anak-anak kehabisan akal, mereka menjadikan banjir sebagai wahana berenang gratis, tetapi harus tetap diwaspadai jika ketinggian air semakin naik. Para siswa siswi yang sekolahnya terendam banjir pun harus rela basah seragamnya untuk mencapai sekolah dan ketika kondisi tidak memungkinkan maka sekolah akan diliburkan. Semoga banjir dapat segera diatasi dan selamat menempuh UNBK jenjang SMA.**

Hanifa Nur Rahmadini

Staff Stasiun Meteorologi Susilo Sintang