Sintang Bakal Menghijau, Sawah Capai 1.700 Ha

Sintang Bakal Menghijau, Sawah Capai 1.700 Ha

  Kamis, 7 April 2016 09:46
TINJAU: Danrem 121/ABW, Brigjen TNI Widodo Iriyansyah bersama pejabat utama Korem saat meninjau lokasi cetak sawah TNI di Kelam Permai Sintang. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mengerjakan program cetak sawah juga bertugas mensosialisasikan masyarakat maupun kelompok tani, serta mengawasi lahan yang akan masuk dalam program cetak sawah. Sutami, Sintang

DANREM 121/ABW, Brigjen TNI Widodo Iriyansyah mengatakan, di Kalimantan Barat total keseluruhan yang akan dicetak sawah yakni 19 ribu hektare. Lokasi tersebar di semua kabupaten di Kalbar.

TNI dalam pengerjaannya mengupayakan dapat selesai sesuai jadwal, supaya lahan tersebut bisa segera dimanfaatkan masyarakat atau kelompok tani. Karena itu, Danrem menyempatkan memantau langsung lokasi cetak sawah yang akan dikerjakan TNI di Sintang. Lokasi peninjauan yakni di Kecamatan Kelam Permai. Danrem ikut didampingi Dandim 1205 Sintang, saat melakukan peninjauan. Hamparan cetak sawah di Sintang lumayan luas, yakni mencapai 1.700 hektare.

Danrem menambahkan TNI tidak akan bekerja sendiri dalam program cetak sawah. Pihaknya tetap berkoordinasi dengan instansi terkait. Misal untuk sosialisasi kepada masyarakat serta kelompok tani, akan program cetak sawah TNI.

Dimana TNI membuka ruang kepada masyarakat jika mempunyai lahan dapat dikerjakan TNI untuk cetak sawah. Kecuali bekas lahan perkebunan.

“Tugas kami selain membantu sosialisasi juga melakukan pengawasan terhadap lahan yang akan dicetak sawah,” kata Danrem.

Menurut Danrem, TNI tetap berupaya bekerja dengan cepat dalam mengerjakan cetak sawah.  Lahan yang dikerjakan dapat segera dimanfaatkan masyarakat, sehingga lahannya bisa segera menghasilkan dan menjadi produktif.

“Target penyelesaian cetak sawah yaitu pada Juni, sehingga kelompok tani bisa langsung menanami lahan tersebut,” kata Widodo.

“Nantinya lahan akan diserahkan ke petani (kelompok tani) untuk segera ditanam. Usai lahan  digarap dan diserahkan, tak ada lagi campur tangan TNI. Jadi tak ada omongan dari luar, yang menyatakan keikutsertaan TNI dalam cetak sawah nanti akan berdampak pada pembagian hasil saat panen. Itu tidak benar,” tegas Danrem. (*)

Berita Terkait