Sinkronkan Perubahan RPJMD

Sinkronkan Perubahan RPJMD

  Selasa, 20 March 2018 11:00
RPJMD: Wakil DPRD Kubu Raya, Zakaria menyerahkan pendapat pandangan fraksi DPRD Kubu Raya atas Raperda perubahan RPJMD Kubu Raya tahun 2014-2019 dan Kabupaten Layak Anak ke Bupati Kubu Raya, Rusman Ali. ASHRI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SUNGAI RAYA – Kepala Kepala Bappeda Kubu Raya, Yusran Anizam menerangkan usulan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) perubahan ini dilakukan karena adanya perubahan kebijakan nasional terkait dengan Undang-Undang Nomor23 tahun 2014. 

“Perubahan kebijakan nasional inilah kemudian ditindaklanjuti di kabupaten dengan adanya perubahan kewenangan SOPD,” kata Yusran Anizam usai menghadiri Rapat Paripurna Raperda Perubahan aras Perda Nomor 1 tahun 2014 tentang RPJMD Kubu Raya dan Kabupaten Layak Anak di Gedung DPRD, Senin (19/3).   

Dengan adanya perubahan kewenangan tersebut, kata dia otomatis akan terjadi perubahan target dan sasaran pada RPJMD. “Perubahan inilaH yang akan sesuaikan dengan kewenangan tersisa di tingkat kabupaten, sehingga target dan sasaran diakhir periode RPJMD kewenangan SKPD dan lebih realistis capaian targetnya," ucapnya. 

Yusran melihat sejauh ini terdapat beberapa capaian pembangunan yang terlampau melebih target yang ditetapkan. Misalnya pembangunan jalan poros.  “Bisa kita lihat dalam dua tahun ini terakhir pembangunan jalan poros luar biasa, makanya nanti disesuaikan dengan target RPJMD perubahan," katanya.

Di sisi lain, dia juga melihat terdapat beberapa sektor yang diperkirakan hingga akhir periode RPJMD targetnya akan jauh dari capaian jika tidak segera dilakukan penyesuaian. “Karena perkembangan kebijakan dan sikon dilapangan ini bergerak harus disesuaikan sehingga hasil permbangunan ini berjalan seimbang,” jelasnya. 

Seperti diketahui saat ini terdapat sejumlah kewenangan pemerintah kabupaten yang telah diambil alih  pemerintah provinsi, misalnnya pengelolaan Sekolah Menengah Atas, kehutanan dan pertambangan. 

“Kewenangan yang bukan lagi menjadi tanggung jawab kabupaten sasaran dan targetnya juga harus disesuaikan dan tidak mungkin juga pemerintah kabupaten mengalokasikan anggaran bagi kewenangan yang bukan lagi menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten,” ujarnya. 

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali juga menambahkan pihaknya akna mengupakan optimalisasi koordinasi dengan pihak legislatif untuk membahas perubahan kewenangan yang terjadi saat ini. “Ada beberapa kewenangan yang sudah diambil alih pemerintah provinsi seperti galian c, pertambangan pengelolaan SMA,” jelasnya. 

Untuk SMA, lanjutnya, meski telah diambil alih pemerintah porvinsi namun dalam perjalanannya kata dia, tidak menutup kemungkinan pihak pelajar atau orang tua pelajar membuat laporan untuk penyelesaian masalah sekolah ke pihak kabupaten. 

“Makanya saya nilai penting juga dibahas antara pihak eksekuitf dan legislatif walau sejumlah kewenangan yang sebelumnya dikelola kabupaten sudah diambil alih provinsi, namun pemerintah kabupaten bisa tetap berperan untuk turut menuntaskan masalah yang ada,” ujarnya. 

Orang nomor satu di Pemerintahan Kubu Raya ini pun mengaku tidak dirugikan dengan adanya perubahan beberapa kewenangan yang kini diambil alih pemerintah porvinsi. “Tidak membuat rugi pemerrintah kabupaten, hany saja rkendala kian bertambah lamanya waltu untuk mengurus kewenangan yang bukan lagi diurus pemerintah daerah setempat,” jelasnya. 

Rusman Ali pun berharap selain menerapkan undang-undang nomor 23 tahun 2014, idealnya pemerintah pusat juga menerbitkan PP untuk mengantisipasi terjadinya tumpang tindih peraturan ditingkat bawah. 

Sementara Anggota DPRD Kubu Raya, Suharso mengatakan untuk mengawal perjalanan pada perubahan RPJMD, pihaknya melihat perlu diterapkannya konsep pengawasan berkelanjutan, pelaporan capaian kinerja SKPD dan pengujian atas kerja SKPD. 

“Konsep ini harus diterapkan per triwulan sehingga memudahkan pengawasan terhadap semua kinerja SKPD. Selain itu, secara tak langsung  juga dapat melakukan deteksi dini terhadap penyimpangan target yang mungkin terjadi,” pungkasnya. (ash) 

Berita Terkait