Simak! 5 Pola Makan yang Ampuh Tangkal Diabetes

Simak! 5 Pola Makan yang Ampuh Tangkal Diabetes

  Jumat, 1 December 2017 08:35

Berita Terkait

Pola makan sangat terkait erat dengan penyakit diabetes tipe II. Pola makan yang buruk, tinggi garam, lemak, dan gula, bisa memicu tingginya gula darah.

Spesialis Endokrin yang juga anggota PERSADIA (Persatuan Diabetes Indonesia) dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD mengungkapkan pola makan yang tepat adalah mengasup makanan sesuai kebutuhan. Sehingga pola makan yang dibutuhkan untuk aktivitas di pagi hari, harus disesuaikan dengan jumlah sarapan.

"Hari ini misalnya kerja, maka saat makan pagi, saat sarapan disesuaikan buat tenaga kerja sampai siang hari," katanya, Kamis (30/11).

Roy memberikan tips pola makan yang tepat agar terhindar dari potensi naiknya kadar gula darah. Kuncinya adalah membatasi jumlah konsumsi.

1. Kalori
Roy menjelaskan setiap kali makan dalam satu piring sebaiknya mengandung 200-300 kalori. Itu artinya 1 piring nasi dengan lauk 1 buah dan sayur yang tak terbatas.

2. Karbohidrat Tak Berlebih
Jangan mencampur karbohidrat dengan karbohidrat lainnya. Misalnya makan mi dan nasi dalam satu porsi. Atau kentang dan nasi di dalam satu piring.

3. Kurangi Porsi Saat Malam Hari
Makan saat malam sebaiknya dikurangi, karena aktivitas di malam hari sudah jauh berkurang.

4. Snacking Time
Dokter Roy tak menyarankan untuk mengemil atau snacking time. Jika masih ingin memakam kudapan di sore hari, jadikan hal itu sebagai momen makan sore. Sehingga tak ada jam ngemil di sela-sela aktivitas.

"Jangan jadikan camilan. Bukan snacking. Tak salah jika mau makan pisang goreng dan secangkir kopi di sore hari. Tapi jadikan itu waktu makan, enggak apa-apa kok hanya 200 kalori," jelasnya.

5. Kuliner Saat Travelling
Batasi dan kendalikan pola makan saat sedang berjalan-jalan ke setiap destinasi tertentu. Batasi makanan yang terlalu manis, tinggi garam dan lemak.

"Kalau mau makan ya bakar lagi, Jangan rakus ya. Coba lihat orang travelling kan suka kuliner story. Membatasi pola makan itu menjadi pilihanmu dong, saya enggak bisa larang. Life is choice. Tetapi kalau saya bukan tipe orang yang rela mengantre mengular demi sebuah makanan," tegasnya. 

(ika/JPC)

Berita Terkait