Siluman Kerbau vs Sun Go Kong

Siluman Kerbau vs Sun Go Kong

  Selasa, 9 February 2016 10:09
REPLIKA: Sun Go Kong si kera Sakti mempersiapkan peperangan dengan siluman Kerbau. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SINGKAWANG- Koordinator Taman Sun Go Kong, Adi mengatakan taman dengan ukuran 41 x 40 meter ini sudah rampung dan sudah digunakan untuk pentas malam Imlek kemarin.Selain ada replika Sun Go Kong. Juga ada bentuk-bentuk lainnya, dan semuanya ada dalam satu cerita. Terjadi pertarungan antara Sun Go Kong dengan siluman yakni kerbau. Siluman tersebut membuat bara api untuk menghancurkan sebuah wilayah.

Datanglah Sun Go Kong, yang akan memadamkan api tersebut. Namun upaya yang dilakukan kera sakti ini, belum berhasil. S I kera yang banyak akan inipun, teringat dengan seorang putri yang bisa memadamkan api."Replika Sun Go Kong yang ada, itu seakan-akan sedang berpikir dan mencari keberadaan putri kipas," kata Adi.

Maka Sun Go Khung pun, mendapatkan ide yakni putri kipas. Lantaran putri kipas adalah milik siluman kerbau. Kera sakti pun mengambilnya."Makanya di dalam taman, selain Sun Go Khung ada replika putri kipas, batu, goa, dan taman bunga yang semuanya mendukung alur cerita," katanya. Jalan cerita, adalah ide dari panitia. Pihaknya menyesuaikan jalan cerita yang disampaikan.

Dikatakan Sekretaris Panitia CGM, Sumberanto Tjitra, Stadion Kridasana memang bakal dijadikan tempat kegiatan berbagai pentas seni dan budaya sejak hari pertama di Tahun Baru Imlek hingga Cap Go Meh, atau hari kelimabelas Imlek.Akan ada panggung untuk pentas seni dan budaya dengan luas 20 x 20 meter. Kemudian disamping kanan panggung pementasan, akan dibuar taman bunga dengan luasan 41  X 40 meter.

Sementara disamping kiri dibangun rumah teh (tea) dengan luas 12 X 12 meter.Lantaran tahun ini merupakan tahun monyet. Tak lengkap jika replika Sun go Kong tak ada.Di Stadion Kridasana,. Juga akan ada stand akan meramaikan perayaan Imlekd an Cap Go Meh tahun ini. “Nanti akan banyak stand dibangun di Stadion, ini sebagai upaya untuk membuka kesempatan bagi masyarakat atau pihak manapun terutama UKM untuk menjual atau memamerkan produk masing-masing,” katanya.

“Kita tahu, setiap perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang akan mengundang para tamu untuk berdatangan. Sehingga kita siapkan sebaik-baiknya agar wisatawan yang datang nantinya tertarik. Pokoknya tidak rugi datang ke Singkawang nanti,” katanya.(fah)

Berita Terkait