Silaturahmi sekaligus Evaluasi Bulanan

Silaturahmi sekaligus Evaluasi Bulanan

  Senin, 3 Oktober 2016 10:34
DIABADIKAN BERSAMA: Kepala MTs Nur Ilahi H Moh Idris MPdI (tengah), narasumber dari Polres Ketapang Sri Marjana, Kepala Cabang Bumi Putra Ketapang Erlian Nizam AMd, serta dewan guru Yayasan Nur Ilahi, diabadikan bersama usai kegiatan. ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Dalam upaya meningkatkan kolektivitas dan evaluasi tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar, Yayasan Nur Ilahi yang beralamat di Jalan Piere Tendean, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, menggelar silaturahmi guru (SG). Kegiatan berlangsung di Aula TK Nur Ilahi, Sabtu (1/10) kemarin.

 
Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala MTs Nur Ilahi H Moh Idris MPdI, Sri Marjana dari Kepolisian Resor (Polres) Ketapang, Kepala Cabang Bumi Putra Ketapang Erlian Nizam AMd, serta dewan guru Yayasan Nur Ilahi.

Kepala MTs Nur Ilahi H Moh Idris dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan SG ini rutin dilakukan mereka setiap bulan. Mereka mewajibkan kepada seluruh guru di Yayasan Nur Ilahi untuk hadir, mulai dari guru TK, SD, MTs, dan SMK.

Menurut dirinya, kegiatan SG ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi para guru dengan pihak yayasan, sekaligus mengevaluasi kinerja guru selama satu bulan. Selain dari itu, diharapkan dia agar guru selalu mempunyai satu visi dan misi yang sama, dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Yayasan Nur Ilahi dan berdampak kepada prestasi siswa.

Ustaz Idris juga menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan dapat memotivasi para guru, untuk menigkatkan kualitas mengajar kepada siswa. Bahkan setiap bulannya mereka selalu mengundang berbagai narasumber, sesuai dengan kondisi dan tema yang ingin dijelaskan. “Dan untuk kesempatan ini, kami mengundang dari pihak Polres Ketapang dan perusahaan asuransi Bumi Putra sebagai narasumber. Hal ini mengingat saat ini sudah sering terjadi kasus kekerasan guru terhadap siswa,” jelasnya.

Dia berharap agar dari kegiatan ini dapat diperoleh penjelasan mengenai peraturan dan perundang-undangan tentang kekerasan fisik, supaya guru merasa tenang dalam mendidik. Dia memisalkan ketika seorang guru mencubit siswa yang nakal, apakah hal itu disebut kekerasan fisik? Begitu juga tentang masa depan guru di Yayasan Nur Ilahi yang mayoritas guru honor, sehingga mereka juga mendatangkan narasumber dari perusahaan asuransi Bumi Putra, agar memberi penjelasan tentang investasi jangka panjang terhadap guru. “Saya berharap dari kegiatan SG ini, para dewan guru lebih berkembang. Dan lebih profesional,” harapnya.

Matsuri SpdI, salah satu guru MTs Nur Ilahi mengapresiasi kegiatan SG yang dilakukan rutin setiap bulan oleh pihak Yayasan. Menutunya, hal ini sangat positif untuk perkembangan para guru. “Selain bersilaturahmi serta mengevaluasi kinerja guru, kami juga memperoleh tambahan wawasan maupun pengetahuan dengan penjelasan yang disampaikan oleh narasumber tersebut,” pungkasnya. (pms)

Berita Terkait