Siapkan Oleh-oleh buat Presiden

Siapkan Oleh-oleh buat Presiden

  Rabu, 12 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

SUKADANA – Forum Pemuda Bahari Indonesian (FPBI) beserta para pengurus PKK Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, akan memberikan oleh-oleh kepada Presiden Joko Widodo. Oleh-oleh berupa produk  hasil  olahan laut tersebut akan diberikan kepada kepala negara saat hadir pada puncak acara Sail Selat Karimata, 15 Oktober mendatang.

Mengenai hal ini, Resia, salah satu anggota FPBI tersebut mengungkapkan bahwa hasil olahan laut itu rencananya akan diberikan kepada Presiden, sebagai bentuk oleh-oleh. “Mengenai hal ini, kita telah berkoordinasi bersama Ibu Sekda Kayong Utara. Rencananya memang hasil olahan laut yang telah dibuat ini, akan diusahakan dikenalkan kepada Bapak Presiden Joko Widodo saat datang ke Kayong Utara nanti,” katanya, Senin (10/10) di Sukadana.

Mahasiswi jurusan perikanan Universitas Hasanuddin Makassar ini, mengungkapkan bahwa mereka bersama anggota PKK Desa Sutera telah berhasil membuat abon ikan bandeng. Abon ikan tersebut berhasil mereka kemas dan rencananya akan dijual saat acara puncak Sail Selat Karimata nanti. “Ada sebanyak 10 kilogram ikan bandeng kita olah  dan Alhamdulillah, dari 10 kilo (gram) tersebut, kita dapat 60 bungkus ikan abon yang  siap untuk kita  jual dengan harga yang terjangkau,” jelas wanita berjilbab ini.

Selain itu, dia juga menjelaskan bagaimana cara pembuatan abon yang dinilai tidak terlalu sulit. Apalagi dia melihat sendiri bagaimana antusiasme ibu-ibu anggota PKK Desa Sutera begitu tinggi, untuk mengetahui proses pembuatan abon ikan bandeng. “Ibu PKK Desa Sutera welcome sekali dengan kami dan sangat antusias untuk membuat abon ikan bandeng lagi, padahal baru selesai buat,” sambungnya.

Selain melakukan pelatihan pembuatan abon ikan bandeng, sebelas orang yang berasal dari kalangan  mahasiswa ini juga melakukan pelatihan penyablonan baju kepada para pemuda di desa tersebut.

Mengenai pelatihan  yang dilaksanakan forum yang didukung Kementerian Pertahanan tersebut, tak hanya dalam rangka Sail Selat Karimata, di mana tujuannya untuk melakukan  pembinaan kampung nelayan mandiri (KEMARI) yang ada di Kayong Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, FPBI terdiri dari 48 pemuda dari berbagai daerah, untuk memberikan pelatihan di dua kecamatan yang ada di Kayong Utara hingga 12 Oktober mendatang. Setelah itu mereka akan masuk ke bumi perkemahanan untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.

Terpisah, ketua PKK Desa Sutera, Lina Nurlita, mengakui bagaimana ilmu yang diberikan oleh para Pemuda Bahari tersebut sangat bermanfaat untuk pengembangan usaha masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah pesisir yang bermata pencarian sebagai nelayan. “Jadi masalah selama apabila musim ikan yang banyak masyarakat kebingungan untuk menjual hasil tangkapannya.  Karena mereka selama ini hanya tahu menjual ikannya langsung kepada agen tanpa bisa mengolah hasil tangkapannya secara mandiri,” sambungnya. Dari sini dia mempelajari bagaimana ketika masyarakat bisa mengelola produk hasil olahan laut, mereka akan mendapatkan penghasilan lebih. Lebih dari itu, dia menambahkan, tentunya tidak akan khawatir lagi hasil ikan tangkapan mereka etrsebut tidak laku di pasaran karena bisa dijadikan produk olahan lainnya. “Dengan adanya pelatihan ini, Insyaallah ke depannya akan kita kembangkan di Desa Sutera, khususnya untuk menambah penghasilan ibu rumah tangga,” tutupnya. (dan)

Berita Terkait