Siap Tangkal Paham Komunisme

Siap Tangkal Paham Komunisme

  Selasa, 24 May 2016 09:30
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi tentang Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Bela Negara yang digelar Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Kayong Utara di Aula Desa Sutera, Senin (23/5). DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

SUKADANA – Komando Rayon Militer (Koramil) Sukadana siap menangkal  paham komunisme yang dapat  masuk sewaktu-waktu masuk di dalam wilayah hukumnya.  Hal tersebut ditegaskan komandan Koramil (Danramil) Sukadana, Suyono, di hadapan para peserta Sosialisasi tentang Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Bela Negara yang diadakan Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Kayong Utara di Aula Desa Sutera, Senin (23/5).

“Pimpinan kami telah menginstruksikan kepada kami, untuk dapat mencegah segala macam bentuk ancaman yang dapat mengancam NKRI kita. Dan juga dapat secepat mungkin  mendeteksi kemungkinan paham-paham yang dilarang UU, bangkit dan tumbuh seperti paham komunis yang baru-baru heboh diberitakan,” tandasnya.

Di depan para peserta sosialisasi yang terdiri dari pelajar sekolah menengah atas (SMA)  se-Kecamatan Sukadana, Suyono menjelaskan bahwa wujud bela negara pun dapat dilakukan oleh seorang pelajar. Mereka, menurut dia, bisa melakukannya dengan mendedikasikan dirinya untuk belajar dengan giat di sekolah. Mereka diharapkan dia mampu meraih prestasi dan mengikuti kegiatan yang dapat membangkitkan rasa nasionalisme.

“Untuk menangkal bahaya untuk seorang pelajar, dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekolahnya masing-masing. Pertama, dari sistem kedispilinan kemudian cara berfikir, belajar, dengan dasar itulah kita bisa dapat memperhitungkan  masalah apa yang terjadi di lingkungan kita,” terangnya.

Tujuan sosialisasi ini sendiri, dimaksudkan dia, untuk memperluas pengetahuan tentang wawasan kebangsaan seorang pelajar. Para pelajar juga diharapkan dia untuk mampu  mengetahui secara pasti, bentuk ancaman-ancaman yang ada di lingkungan sekitarnya, yang dapat mengganggu keamanan NKRI.

“Sebagai pelajar harus bisa menyelesaikan pekerjaan yang diembannya dengan baik, berakhlak mulia, berbudi pekerti yang baik. Kalau pelajar sadar dengan tugasnya, adalah mereka yang berjiwa kesatria sepertihalnya TNI dan polisi  yang bertanggung jawab terhadap tugasnya,” tuturnya.

Sementara itu, anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Sukadana, Brigadir Mujiono, yang saat itu hadir mewakili Kepala Polsek Sukadana, dalam penyampaianya juga berharap kepada para pelajar untuk dapat menghindari narkoba. Dengan menghindari narkoba sejauh mungkin, menurut dia, merupakan bentuk wujud nyata bela negara. Karena, diingatkan dia, barang haram ini  tidak hanya juga bisa merusak para penggunanya, namun juga dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kepada para pelajar, khususnya yang saat ini hadir di ruangan ini, agar bisa mengendalikan diri, bersama-sama untuk memerangi narkoba dari diri sendiri, di lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. Karena narkoba saat ini menjadi musuh yang paling berbahaya untuk anak-anak dan pemuda,” tutupnya. (dan)