Siap-siap Hadapi Banjir

Siap-siap Hadapi Banjir

  Kamis, 19 November 2015 10:08
WASPADA BANJIR: Sejak beberapa hari ini pasang air laut dan curah hujan yang tinggi mulai merendam pemukiman warga di Kabupaten Mempawah.

Berita Terkait

MEMPAWAH- Memasuki musim penghujan, sebagian daerah dataran rendah terancam terendam banjir. Salah satunya di Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir. Meski air belum meninggi, sebagian warga sudah bersiap-siap menghadapi banjir tahunan itu.“Saat ini, kondisi air dilingkungan pemukiman masyarakat masih normal dan belum ada tanda-tanda akan meninggi. Namun, sekarang ini memang sudah memasuki musim banjir yakni pada bulan November-Desember,” aku Ibrahim, warga Dusun Suap Desa Pasir, Rabu (18/11) sore.

Menurut pria yang juga Ketua PAC Partai Gerindra Kabupaten Mempawah itu, banjir yang terjadi dilingkungan masyarakatnya disebabkan beberapa faktor. Yakni curah hujan yang tinggi dan tidak adanya saluran pembuangan air hingga menyebabkan air tergenang dan merendam pemukiman warga hingga berhari-hari.

 “Kalaulah saluran pembuangan menuju ke sungai atau laut lancar, maka banjir di Desa Pasir bisa diminimalisir. Kalau pun terjadi banjir, mungkin volume air tidak setinggi biasanya dan tidak berlangsung lama hingga berminggu-minggu,” pendapatnya.Faktor lain yang menyebabkan rendaman banjir dikawasan tersebut, masih menurut Ibrahim yakni air kiriman dari daerah perhuluan. Biasanya, curah hujan yang tinggi didaerah perhuluan akan menyebabkan air turun ke hilir dan bermuara di beberapa dusun di Desa Pasir serta beberapa daerah lain diwilayah itu.

“Selain curah hujan yang tinggi, banjir yang merendam daerah kami merupakan kiriman dari daerah perhuluan. Air kiriman itu tertampung diDesa Pasir dan tidak ada saluran pembuangan menuju ke laut,” ucapnya.Ditanya persiapan warga menghadapi banjir, Ibrahim mengaku masyarakat sudah cukup berpengalaman hingga tahu apa yang harus dilakukan. Jika air mulai meninggi maka warga pun akan membuat lantai sementara dibagian atas rumah untuk tidur dan mengamankan barang-barang berharga dari banjir.

“Kita sangat berharap banjir kali ini tidak terlalu tinggi hingga mengganggu aktivitas warga. Kami sangat berharap adanya solusi permanen dari pemerintah untuk mengatasi permasalahan banjir yang setiap tahun terjadi di wilayah ini,” harapnya mengakhiri.Senada itu, Pj Kades Pasir, Afandi mengaku sejauh ini lingkungan masyarakatnya masih aman dari genangan banjir. Meski demikian, dirinya membenarkan jika beberapa dusun di Desa Pasir memang menjadi langganan banjir yang terjadi setiap penghujung tahun.

 “Seperti Dusun Sebukit Rama, Suap dan beberapa dusun lain memang sering terendam banjir. Kami menghimbau masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir. Jika ketinggian air semakin mengkhawatirkan maka segera lakukan evakuasi ke tempat yang aman,” sarannya.Sementara itu, Anggota DPRD Mempawah, Teddy Kurniawan menilai pemerintah daerah perlu memikirkan langkah konkrit untuk mengatasi persoalan banjir yang setiap tahun terjadi di Desa Pasir. Agar, masyarakat di Desa Pasir dapat beraktivitas dan bekerja dengan baik tanpa harus was-was dengan ancaman banjir.

“Kasihan bagi masyarakat petani, kebun atau ternak yang harus terusik dengan banjir. Harus ada solusi yang tepat dan bersifat permanen. Apalagi permasalahan banjir di Desa Pasir ini sudah berlangsung sangat lama. Makanya harus segera ditangani dengan serius oleh pemerintah daerah,” pendapatnya.(*wah*)

Berita Terkait