Siap Sedia saat Terjadi Bencana

Siap Sedia saat Terjadi Bencana

  Senin, 23 November 2015 16:07
PEMADAM KEBAKARAN: Pelatihan pemadam kebakaran bagi TKSK, PSM, dan Tagana bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Kayong Utara di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kamis (19/11) lalu. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertarans) Kabupaten Kayong Utara melaksanakan kegiatan pelatihan pemadam kebakaran bagi tenaga kerja sosial kecamatan (TKSK), pekerja sosial masyarakat (PSM), dan taruna siaga bencana (Tagana). Untuk menggelar kegiatan tersebut, mereka sampai merangkul Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara, dengan memusatkan pelatihan di Pantai Pulau Datok Sukadana, Kamis (19/11) lalu.

Dikatakan kepala BPBD Kabupaten Kayong Utara, Triyanto, secara struktur mereka hanya membantu serta mendukung kegiatan tersebut. Pasalnya, terkait dengan penanganan bencana, diakui dia jika BPBD yang menjadi koordinator penanggulangan bencana, menjadi mitra bagi Bidang Sosial dalam melatih para pesertanya. “Pihak Bidang Sosial pada Dinsosnakertrans yang ikut pelatihan, diharapkan nantinya bisa langsung turun ke lapangan jika terjadi bencana di Kayong Utara. Misalnya saat sekarang ini yang memasuki musim penghujan, dan perlu diwaspadai terjadinya banjir,” ujar Triyanto.

Ia berharap dengan pelatihan tersebut, para anggota Tagana dan BPBD mengetahui langkah apa saja yang harus dipersiapkan di kemudian hari, jika Kayong Utara terkena bencana. Meskipun hal tersebut tidak diharapkan, namun setidaknya, dia menghendaki agar mereka bisa mempersiapkan pencegahan dan penanggulangannya.

Sementara itu, kepala Bidang Sosial Dinsosnakertrans Kabupaten Kayong Utara, Yusrin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka penyegaran bagi TKSK, PSM, dan Tagana se-Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan ini terdiri dari 68 peserta yang terdiri dari Tagana (19 orang), PKSK (6 orang), dan PSM, 43 orang, yang datang dari 6 kecamatan di kabupaten ini.

“Adapun harapan-harapan kita, pelatihan pekerja sosial ini, guna menambah ilmu dan proses penyegaran. Dalam hal ini juga, kami, untuk pelaksanaannya bekerja sama dengan Kapolsek Sukadana serta Badan Penanggulan Bencana,” kata Yusrin. Ia berharap dengan kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari ini, para peserta bisa berpikir lebih maju dan wawasannya lebih meningkat. Selain itu, harapan dia juga agar pelaksana-pelaksana pekerja di lapangan mengetahui apa itu tugas Tagana, PKSK, serta PSM, dalam hal menangani bencana di daerah masing-masing. “Mengingat para peserta terdapat tenaga yang senior dan ada juga tenaga yang baru, dengan adanya pelatihan, ilmu mereka akan bertambah, serta dapat beraya guna bagi masyarakat,” tutupnya. (dan) 

 

Berita Terkait