Siap Menang dan Perkenalkan Seni Tari Tradisional

Siap Menang dan Perkenalkan Seni Tari Tradisional

  Jumat, 26 Agustus 2016 09:30
SENI TARI: Grup tari SMP Suster saat memenangi lomba tingkat Kalbar, Selasa (9/8). ISTIMEWA

Berita Terkait

​Menempuh berbagai seleksi dan tahap perlombaan, grup tari SMP Suster Pontianak ini siap mewakili Kalimantan Barat dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional yang akan dilaksanakan 29 Agustus. Bagaimana mereka mempersiapkan diri menghadapi festival tersebut. 

MIFTAHUL KHAIR, Pontianak

TELAH menjadi langganan juara dalam FLS2N dalam dua tahun terakhir, kali ini SMP Suster berkesempatan mewakili Kalimantan Barat dalam ajang nasional. Setelah sebelumnya meraih juara dua tingkat Pontianak dan juara dua di tingkat provinsi pada cabang lomba yang sama, dengan membawa tari tradisional asli Kalimantan Barat Mendulang Mas. 

Tarian tradisional asli Kalimantan Barat yang terus dikembangkan dan disempurnakan gerakannya tersebut berhasil membuat lima siswi SMP berbakat mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia pada ajang Internasional. 

Cici, siswi kelas IX SMP Suster mengatakan, pada lomba di tingkat nasional nanti, ia dan kawan–kawannya Berti, Angel, Olin, dan Oca, telah berlatih lebih keras untuk meningkatkan penampilan mereka seperti yang sudah ditampilkan dalam dua lomba sebelumnya, ketika mewakili sekolah mereka di tingkat kota dan mewakili Pontianak di tingkat provinsi.

“Sangat senang dan terharu, tidak menyangka sama sekali dan hampir menangis waktu itu,” kata Cici mengambarkan perasaannya saat mengetahui mereka menjadi juara satu di tingkat provinsi, Kamis (25/8).

Beberapa persiapan, katanya, akan lebih ditingkatkan seperti tingkat kesulitannya dan kekompakan saat tarian bersama keempat temannya tersebut. Ia menceritakan, salah seorang temannya hingga mendera cidera pada hidungnya karena terkena properti tari berupa alat mendulang emas. Pada tingkat nasional nanti lawan-lawannya akan lebih sulit daripada tingkat provinsi. “Semoga nanti bisa menang,” harapnya. 

Kepala SMP Suster Pontianak, Sr Cornelia Sainon SFIC mengaku sangat bangga pada pencapaian anak didiknya tersebut. Target juara sebetulnya sudah dicanangkan bila melihat prestasi mereka pada ajang yang sama sebelumnya. Ketiga muridnya sudah berhasil menjadi juara dua pada tingkat provinsi pada ajang yang sama tahun lalu. 

“Kali ini mereka berhasil berkat usaha mereka, dan dukungan dari semua pihak, sekolah, dan orang tua,” katanya.

Pada cabang lomba seni kreasi tari tradisional inilah yang akan dimaksimalkan. Dari tim pelatih yang didatangkan dari beberapa sanggar dan tentunya dukungan moril dari dirinya dan para guru pendamping. Ia berharap pada anak didiknya agar dapat meraih prestasi pada ajang nasional, bukan hanya pada mereka, juga pada semua yang mewakili Kalbar.

“Mereka akan dimaksimalkan karena ada tiga siswi yang sudah kelas IX dan harus fokus menghadapi ujian, ini lomba terakhir mereka,” katanya.

Tari Mendulang Mas dipilih karena tema dari lomba yang mengharuskan peserta untuk menampilkan tari yang berhubungan dengan lingkungan. Pada tari tersebut juga, dari beberapa kali perlombaan yang dihadapi siswinya terus mengalami peningkatan, sehingga pada lomba nanti akan dipusatkan pada latihan gerakan tersebut.

Kelima siswi tersebut akan menjalani masa karantina di Hotel Merpati pada Minggu (27/8) dan berangkat pada keesokan harinya ke Manado, tuan rumah FLS2N tahun ini. “Mereka akan dilepas dari pihak sekolah pada hari ini,” katanya. “Di sana mereka akan ditemani guru pendamping, Tripina Pipin, dan mungkin juga orang tua mereka,” katanya. (*)

    

Berita Terkait