Siap Bantu Tangani Karhutla

Siap Bantu Tangani Karhutla

  Senin, 28 March 2016 10:00
Taufikiurahman

Berita Terkait

KUBU RAYA — Upaya meningkatkan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait  mengantisipasi sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan saat ini terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

“Untuk mendukung optimalisasi dalam mengantisipasi sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan saya harap agar pihak Manggala Agni itu tidak hanya memadamkan hutan saja saat terjadi kebakaran, namun juga saat terjadi kebakaran di pemukiman warga juga bisa membantu untuk memadamkannya,” kata Bupati Kubu Raya, Rusman Ali.

Menanggapi imbauan tersebut, Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Pontianak, Taufikurahman menyatakan pada dasarnya sejauh ini pihaknya selalu siap membantu dalam memadamkan api saat terjadi kebakaran, karenanya pihaknya siap menunggu laporan dan permintaan dari warga, kades hingga camat jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di pemukiman warga.

“Sepengetahuan sejak beberapa pekan terakhir ini, belum ada terjadi kebakaran di pemukiman warga. Namun jika sewaktu-waktu terjadi, asalkan ada laporan atau informasi yang masuk maka kami tetap turun untuk turut memadamkan kebakaran,” kata Taufikurahman.

Taufikurahman menceritakan sebelumnya pihak Manggala Agni juga pernah terlibat aktif  memadamkan kebakaran di pemukiman warga, kapal dan kebakaran lainnya, namun kata dia bantuan bia maksimal diberikan selama pihak Manggala Agni mendapatkan laporan atau informasi yang benar dan jelas dari masyarakat hingga pemerintahan desa, kecamatan bahkan kabupaten.

“Walaupun pada dasarnya juga tenaga kami terbatas, namun dalam memadamkan kebakaran ini tetap ada anggota pemadam kebakaran yang stand by kami siapkan,” jelasnya.

Sejak berdirinya Manggala Agni, menurut Taufikurahman, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait serta melakukan sosialisasi dengan warga. “Terutama mengenai kebakaran. Tidak hanya itu, kami selalu mengingatkan dan melakukan sosialisasi dengan bekerjasama pihak kepolisian serta TNI, agar mereka tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ungkapnya.

Taufik kembali mengingatkan agar masyarakat bisa menghindari pembukaan lahan  dengan cara membakar. “Sanksi yang diberikan bagi oknum yang sengaj membakar lahan itu cukup berat, jadi saya harap agar masyarakat termasuk pihak perusahaan dan sejenisnya bisa menghindari membuka lahan dengan membakar,” terangnya.

Selain itu, Taufikurahman juga mengimbau, agar pihak masyarakat untuk membantu mengawasi lingkungan dari kebakaran. “Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi. Membakar lahan sangat merugikan semua pihak, baik warga sekitar maupun pemerintah. Tidak mudah untuk memadamkan api di lahan gambut. Makanya kami meminta dengan masyarakat untuk menjaga lingkungan,”pungkasnya. (ash)

 

Berita Terkait