Shalawat Kemerdekaan Ditengah Kabut

Shalawat Kemerdekaan Ditengah Kabut

  Senin, 22 Agustus 2016 09:30
ANTUSIAS: Syarif Abdullah Alkadri anggota DPR RI ketika bersosialisasi 4 Pilar di hadapan ribuan umat muslim dalam kegiatan shalawat kemerdekaan pada Jumat (19/8) malam di halaman Masjid Raya Mujahiddin Pontianak. Deny/Pontianak Post

Berita Terkait

Perayaan Kemerdekaan RI tak melulus harus diisi dengan kegiatan seremoni belaka. Buktinya ribuan umat muslim dari berbagai daerah di Kalbar menghadiri Shalawat Kemerdekaan dan Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan dari DPR RI di Halaman Masjid Raya Mujahiddin Pontianak pada Jumat (19/8)  malam kemarin.

Kegiatan yang digagas pengurus cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pontianak dimulai pukul 20.00 Wib sampai pukul 23.00 Wib. Tampak sejumlah alim ulama, pemuka masyarakat, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemerintah termasuk ribuan jemaah dari berbagai organisasi masa (ormas) islam ikut hadir. Mereka mengikuti  Sholawat Kemerdekaan bertajuk “Ulama dan Umara Bersinergi sebagai Perekat Bangsa dan Keutuhan NKRI. 

Para tokoh yang hadir diantaranya Syarif Abdullah Alkadri anggota DPR RI, Habib Hamid Bin Ja'far Alkadri anggota Komisi Fatwa MUI Pusat‎ dan Habib Iskandar Al Kadri, Ketua FPI Kalbar. Meski berlangsung di tengah kepungan asap halaman masjid, namun antusiasme ribuan umat Islam yang bersholawat diiringi hadrah dari Majelis Asy-Syarobuth Thohur tampak berkumandang. Mereka mengumandangkan shalawat diiringi para jamaah mengibarkan bendera merah putih.

Ketua Panitia Pelaksana Sholawat Kemerdekaan, Syarif Sholehuddin Asegaf mengatakan bahwa kegiatan ini pertama kali digelar selain memperingati dan mengucapkan rasa syukur atas Kemerdekaan RI yang sudah berumur 71 tahun ini. ” "Ini kegiatan perdana yang tujuannya ingin merubah paradigma dan ‎pola kebiasaan dalam memperingati HUT Kemerdekaan dengan hura-hura. Yang kita gelar ini berdoa dan bershalawat,” ucapnya.

Menurutnya kilas balik sejarah para pejuang memperebutkan kemerdekaan RI ikut serta juga para kyai, ulama, dan para santri. Makanya harus disyukuri kegiatan ini disambut antusias umat muslim dari beberbagai daerah. Diperkirakan lebih dari 5.000-7.000 umat berkumpul. Mereka tak hanya datang dari Kota Pontianak, Kubu Raya dan sekitar. Ada juga dari Mempawah, Singkawang dan terjauh dari Kabupaten Sambas.

Syarif Abdullah Al-Kadri, anggota DPR RI turut hadir di tengah-tengah ribuan umat muslim dan berkesempatan mensosialisasikan 4 Pilar mengajak umat muslim dan warga Kalbar waspada dengan pengaruh organisasi berideologi luar seperti komunis dan lain sebagainya. Warga Kalbar harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar NKRI. 

Habib Hamid bin Ja'far Al Kadri, anggota Komisi Fatwa MUI Pusat dalam tausyiah singkatnya mengingatkan kepada ribuan umat muslim yang hadir meneladani perilaku para pahlawan. Habib Hamid pada kesempatan tersebut juga mengimbau kepada umat muslim di Kalbar tidak terpengaruh dengan organisasi atau partai berpaham kiri seperti komunis. (den) 

Berita Terkait