Sevilla vs Shakhtar Donetsk, Demi Mimpi Krohn-Dehli

Sevilla vs Shakhtar Donetsk, Demi Mimpi Krohn-Dehli

  Kamis, 5 May 2016 09:04

Berita Terkait

SEVILLA – Musim pertama Michael Krohn-Dehli bersama Sevilla berakhir lebih cepat. Secepat itulah Krohn-Dehli harus memupus impiannya mengangkat trofi Eropa untuk kali pertama setelah selama 12 tahun berkarir sebagai pemain profesional. Cedera tempurung lutut pada leg pertama semifinal Europa League kontra Shakhtar Donetsk lalu (29/4) membuatnya absen delapan bulan.

Nah, demi mimpi Krohn-Dehli itulah Coke dkk berhasrat untuk membuka peluang final Europa League ketiganya. Di Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, dini hari nanti mimpi Krohn-Dehli itu pun bisa mulai dirangkai. ''Saya tidak perlu jelaskan lagi, semua tahu pentingnya arti laga ini bagi kami,'' sebut gelandang Sevilla, Vitolo, dilansir dari Marca.

Vitolo dan rekan-rekannya yang lain di Sevilla tidak perlu susah-susah mengejar kemenangan agar mimpi Krohn-Dehli itu bisa ditebus. Cukup dengan menahan imbang Donetsk tanpa gol atau 1-1 pun sudah membawanya lolos ke final. Tetapi, dengan rekor 100 persen menangnya pada tiga laga di Europa League musim ini, Los Nervionenses – julukan Sevilla – bisa menghabisi Donetsk sekalian.

''Rasa lapar kami tidak pernah hilang, kami ingin menang. Bahkan kami ingin memastikannya (lolos ke final Europa League) sejak menit pertama pertandingan sekaligus,'' koar pemain yang sudah mencetak satu gol dan dua assist dari lima kali penampilannya bersama Sevilla dalam Europa League musim ini tersebut.

Hanya kehilangan Krohn-Dehli bukan masalah bagi Sevilla. Dalam pre match conference-nya tadi malam, pelatih Unai Emery tidak menganggap bermain kandang jadi keuntungan tersendiri untuk timnya. ''Bahkan, bisa jadi bakal ada kesulitan terbesar bagi kami begitu bermain di kandang sendiri,'' ucap Emery, dilansir dari El Desmarque.

Sepanjang Europa League, sudah lama Ramon Sanchez Pizjuan tidak tersentuh kekalahan atau imbang sekalipun. Kali terakhir, hanya Real Betis klub sekotanya yang mampu menodai rekor kandang Sevilla tersebut pada Europa League 2013-2014. Defense-nya pun baru bisa kebobolan begitu melawan klub Spanyol, Athletic Bilbao pada perempat final lalu.

Emery menganggap striker Facundo Ferreyra sosok yang harus diwaspadai lini pertahanannya nanti. Walaupun tidak mencetak gol pada leg pertama, gerakan tanpa bolanya bakal memberikan celah bagi rekan-rekannya yang lain. ''Dia mampu bergentayangan di semua posisi,'' ungkapnya. ''Yang pasti tidak ada alasan bagi kami untuk kalah kali ini,'' lanjutnya.

Dalam situs resmi Hirnyky – julukan Donetsk, Ferreyra menganggap laga kali ini penting untuk karirnya. Berkaca dari permainan yang mereka tampilkan pada leg pertama lalu, pemain berkebangsaan Argentina tersebut menyebut counter attack bisa membunuh impian Sevilla itu. ''Dan kami pun jangan sampai membiarkan mereka berlama-lama dengan bola,'' ulasnya.

Menurutnya, secara skill personal pemain Donestk masih kalah dari Sevilla. Terutama di dalam aspek penguasaan bolanya. Ferreyra memprediksi hanya faktor kandang saja yang berpengaruh dalam permainan Sevilla. ''Pastinya mereka akan langsung bermain menyerang, kami pun harus demikian. Di Sevilla, imbang bukan opsi kami. Kami harus mencetak gol,'' koarnya. (ren)

Sevilla (4-2-3-1): Soria; Mariano, Rami, Carrico, Escudero; N'Zonzi, Krychowiak; Vitolo, Banega, Konoplyanka; Gameiro.
Shakhtar Donetsk (4-2-3-1): Pyatov; Srna, Kucher, Rakitskiy, Ismaily; Malyshev, Stepanenko; Marlos, Kovalenko, Taison; Ferreyra.
 

Berita Terkait