Setuju Tambahan Setoran Modal

Setuju Tambahan Setoran Modal

  Sabtu, 2 April 2016 10:36
RUPS : Bank Kalbar menggelar Rapat umum Pemegang Saham RUPS ini dihadiri Gubernur sebagai pemegang saham mayoritas. Sejumlah kepala daerah lainnya juga ikut hadir dalam RUPS ini. URAY FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK-Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Kalimantan Barat menghasilkan keputusan menyetujui tambahan setoran modal untuk kabupaten/kota di provinsi ini. Besaran setoran modal itu di antaranya Kota Pontianak Rp10 miliar, Kabupaten Landak Rp2 miliar, Kota Singkawang Rp6 miliar dan Kabupaten Kubu Raya Rp7.5 miliar.  “Ini point penting yang dihasilkan  RUPS,” kata Direktur Utama Bank Kalbar Sudirman HMY kepada awak media, Rabu (30/3).

Dalam RUPS itu tercatat laba bersih yang berhasil diperoleh Bank Kalbar di tahun 2015 sebesar Rp289 Miliar. Peroleh laba itu melebih dari target sebesar Rp283 miliar. Jika dibandingkan tahun 2014, perolehan laba tumbuh 10.25 persen. Tahun 2014 perolehan laba sebesar Rp262 Miliar.

Kemudian untuk pencapaian CAR di tahun sebesar 21.76 persen. Capital Adequacy Ratio (CAR) merupakan rasio permodalan yang menunjukkan kemampuan bank dalam menyediakan dana untuk keperluan pengembangan usaha serta menampung kemungkinan risiko kerugian yang diakibatkan dalam operasional bank. Untuk pertumbuhan LDR tercatat 82,7 persen,  Non performing loan (NPL) grossnya tercatat 0,56 presn NPL netnya 0,12 persen.

Menariknya ketika pertumbuhan perekonomian melambat pencapain asset Bank Kalbar justru melebihi target. Asset Bank Kalbar tahun 2015 sebesar Rp13.035 triliun, sedangkan targetnya Rp12,1 triliun. “Pencapaian asset tahun ini tumbuh 16.20 persen dibandingkan tahun 2014 sebesar Rp11.215 Miliar. Untuk tahun 2015 pencapaian 107 persen dari target,” ujar dia.

Lalu untuk dana pihak ketiga Bank Kalbar tahun 2015 sebesar Rp10.907 triliun atau tumbuh 16.59 persen dibandingkan tahun 2014 sebesar Rp9.355 Miliar. Untuk target tahun 2015 sebesar Rp10,1 triliun.

Kemudian kredit pembiayaan Bank Kalbar tahun 2015 sebesar Rp9.020 triliun atau tumbuh 10,70% dibanding tahun 2014 sebesar Rp8.148 triliun. Kredit pembiayaan itu belum mencapai target yang ditentukan yakni Rp9,1 triliun  “Pencapaiannya hanya 98,2 persen,” kata dia.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2015 itu dihadiri Gubernur sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) dan Pemegang Saham Bank Kalbar (Kabupaten dan Kota). Seluruh pemegang saham menyetujui dan mengesahkan untuk memberikan pelunasan dan pembebasan pertanggungjawaban sepenuhnya atau acquit et de charge kepada direksi mengenai tindakan-tindakan pengurusan dan kepada dewan komisaris mengenai tindakan-tindakan pengawasan yang telah dilakukan oleh masing-masing Direksi dan Dewan Komisaris selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015. (mse)

Berita Terkait