Setelah Sertifikat Tanah Hamzah Hasan Diterbitkan

Setelah Sertifikat Tanah Hamzah Hasan Diterbitkan

  Kamis, 12 November 2015 11:14
SELESAI: Hamzah menunjukkan buku sertifikat tanahnya yang baru diterbitkan Kantor Pertanahan Kota Pontianak. ISTIMEWA

Berita Terkait

Ekspresi kebahagiaan tak dapat disembunyikan dari wajah Hamzah Hasan. Pria 70 tahun ini lega, masalah sertifikat tanah yang berbulan-bulan mandek di Kantor Pertanahan berhasil diselesaikan setelah dilaporkan dan ditangani Ombudsman.HAMZAH Hasan dengan bangga menunjukkan buku sertifikatnya kepada asisten Ombudsman pada Rabu, (11/11). Ia sengaja langsung mendatangi kantor lembaga negara pengawas penyelenggara pelayanan publik ini karena merasa bersyukur atas bantuan yang telah diberikan. Ia mengaku berkat jasa Ombudsman urusan sertifikat tanahnya bisa mendapatkan penyelesaian setelah ragu dalam ketidakjelasan.

Sebidang tanah di Gang Wan Sagaf, Pontianak atas nama istrinya Pr. Sjahmin Sjech Achmad yang diperoleh sejak tahun 1965 tidak dapat di balik batas karena tidak memiliki surat ukur. Berbagai upaya telah dilakukan pria berumur ini, namun selalu menemui jalan buntu. Di tengah kebingungan dan keputusasaan, Hasan mendapat saran untuk mengadukan permasalahannya kepada Ombudsman Perwakilan Kalimantan Barat.
Di bawah penanganan Asisten Ombudsman, Budi Rahman, perlahan permasalahan yang dialami Hamzah Hasan mulai menemui titik terang. Diawali dengan investigasi dan peninjauan lapangan yang dilakukan Ombudsman, lalu dilakukan klarifikasi dan rapat koordinasi bersama instansi terlapor. Laporan yang dialami pria yang hanya menempuh pendidikan Sekolah Rakyat ini mulai terurai.

Langkah kooperatif dan responsif yang dilakukan Kepala Kantor Pertanahan Kota Pontianak Askani turut membantu penyelesaian masalah Hamzah Hasan. Surat klarifikasi dan undangan rapat yang disampaikan Ombudsman ditanggapi dengan baik. Walhasil permasalahan Hasan yang sebelumnya seperti menemui dinding tembok dapat dicarikan solusinya. Merasa laporannya mendapat penanganan dan tindak lanjut, Hamzah tidak berdiam diri. Ia rutin menanyakan perkembangan laporannya kepada Asisten Ombudsman, baik melalui telepon maupun datang langsung ke Kantor Ombudsman Perwakilan Kalimantan Barat, Pontianak. Tak sia-sia, menjelang hari kelahirannya pada 19 November nanti, Hamzah menerima kado ulang tahun yang istimewa saat usianya 70 tahun.

“Saya tidak bisa tidur gara-gara masalah ini. Alhamdulillah sekarang masalah ini sudah bisa diselesaikan berkat bantuan Ombudsman,” ujar Hasan.
Kepala Ombudsman Perwakilan Kalimantan Barat Agus Priyadi mengapresiasi Kantor Pertanahan Kota Pontianak dan memuji sikap Hamzah yang intens menanyakan perkembangan laporannya dan tidak lupa menyampaikan informasi ketika laporannya telah mendapat penyelesaian.
“Sudah menjadi tugas dan kewajiban Ombudsman untuk membantu masyarakat yang memiliki masalah atau kesulitan ketika berurusan dengan penyelenggara pelayanan publik,” ujar Agus.“Jangan ragu atau malu untuk melapor ke Ombudsman. Berani lapor itu baik,” pesannya. (iza)

 

Berita Terkait