Setelah Dirampok, Gadis 15 Tahun Diperkosa

Setelah Dirampok, Gadis 15 Tahun Diperkosa

  Kamis, 13 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

PONTIANAK - Kasus kejahatan seksual terhadap anak kembali memakan korban. Kali ini seorang gadis berusia 15 tahun yang menjadi korban. Ia diperkosa oleh seorang anak laki-laki berusia 17 tahun yang baru dikenalnya tiga hari. 

Pemerkosaan yang dilakukan pelaku sudah direncanakan sebaik mungkin. Sebelum menemui korbannya, pelaku terlebih dahulu menemui dua kawannya untuk mengatur rencana.

Dari pertemuan pelaku dan kedua rekannya itu, dibuatlah sebuah skenario agar kedua temannya itu merampok korban di tempat yang telah ditentukan. 

"Skenario yang direncanakan pelaku ini berjalan sesuai rencana," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean, Rabu (12/10).

Andi menuturkan, setelah korban dijemput oleh pelaku yang baru dikenal itu, korban lalu dibawa ke kuburan di Pontianak Utara. Saat korban sedang berdua-duaan, datanglah dua orang teman pelaku yang telah ditugaskan untuk merampok. 

"Agar terkesan seperti kasus perampokan sungguhan, kedua teman pelaku ini mengambil HP milik korban dan milik pelaku pemerkosa," tuturnya.

Setelah mengambil telepon genggam, lanjut Andi, kedua pelaku yang turut membantu niat jahat pelaku pemerkosa itu langsung melarikan diri.

"Setelah kejadian itu, pelaku pemerkosa lalu membawa korban pergi ke Jalan Budi Utomo. Di semak-semak depan masjid, korban lalu diajak dan diancam agar mau melayani nafsu bejatnya," terang Andi.

Karena takut, lanjut Andi, korban akhirnya melaksanakan perintah pelaku. Setelah perbuatan itu dilakukan, korban lalu dibawa pelaku ke satu tempat dan diturunkan di tepi jalan.

"Sampai di rumah, korban lalu menceritakan apa yang dialaminya. Malam itu orangtua bersama korban datang ke Mapolresta Pontianak untuk melaporkan pemerkosaan yang dialaminya. Kejadiannya, Jumat, 7 Oktober lalu," sambungnya.

Andi menjelaskan, berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan. Dari petunjuk yang didapat tim berhasil menangkap pelaku pemerkosa anak perempuan itu dan menangkap seorang pelaku lainnya yang turut membantu perbuatan pelaku utama.

"Kedua pelaku yang diamankan ini masih di bawah umur dan kami Masih melakukan pengejaran terhadap seorang pelaku lainnya yang juga terlibat membantu pelaku utama untuk memperkosa korban," jelasnya.

Andi mengungkapkan dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku pemerkosaan mengakui perbuatannya dan  membenarkan jika dirinya yang merencanakan perampasan dan melakukan persetubuhan terhadap korban.

Sementara pelaku perampasan telepon genggam korban juga mengakui perbuatannya. "Barang Bukti yang berhasil disita dari tersangka yakni satu unit HP warna hitam milik korban," ungkapnya 

Andi menegaskan untuk pelaku pemerkosaan akan disangkakan pasal 81 Undang Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentamg Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun. Sementara pelaku perampasan barang korban akan disangkakan pasal 365 pidana penjara sembilan tahun. (adg)

Berita Terkait