Setarakan Perempuan dan Laki-Laki, Peringatan ke-87 Hari Ibu

Setarakan Perempuan dan Laki-Laki, Peringatan ke-87 Hari Ibu

  Selasa, 8 December 2015 08:57
SAMBUTAN: Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid saat membacakan naskah sambutan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, di Mahkota Kayong Hotel, Senin (7/12) dalam rangka peringatan Hari Ibu 2015. DANANG PRASETYO/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SUKADANA—Peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember agaknya dilangsungkan lebih awal di Kayong Utara. Acara peringatan ini digelar di Mahkota Hotel Kayong, Senin (7/12). Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid ikut hadir dalam kegiatan tersebut.
Peringatan ke-87 Hari Ibu tahun 2015 ini mengusung tema, ‘Mari Kita Wujudkan Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki dalam Mewujudkan Lingkungan yang kondusif untuk Perlindungan Perempuan dan Anak”.Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid menuturkan, hakikat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan, serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
“Selanjutnya, PHI juga diharapkan dapat mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan,” katanya saat membacakan amanat tertulis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. Dr. Yohana S. Dip. Apling, MA.
 Di lokasi yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK KKU, Diah Permata Hildi menilai peringatan Hari Ibu bisa dijadikan sebagai momentum bagi para ibu untuk lebih eksis dalam kegiatan kaum ibu, serta berperan serta dalam pembangunan. Selain itu, para ibu juga diharapkan dapat mengembangkan kemampuan maupun pengetahuannya, sehingga bisa bersaing secara positif dengan kaum bapak.
“Untuk para ibu-ibu di Kabupaten Kayong Utara, agar dapat menambah kreativitasnya, juga dengan selalu menjaga silahurrahmi yang berguna dalam menambah ilmu dan pengetahuan,” ujarnya.
Sesuai dengan tema yang diusung tahun ini, kesetaraan perempuan dan laki-laki, menurutnya harus ada penghargaan dari bapak-bapak, terhadap apa yang selama ini telah dilakukan oleh para ibu di berbagai bidang.
Kaum bapak juga diharapkan bisa menghargai dan mendukung kegiatan ibu-ibu, baik di dalam kehidupan berumah tangga maupun di lingkungan pekerjaannya sehingga kesetaraan antar keduanya bisa berjalan secara beriringan. Selanjutnya, Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu, Susi Ariani, Kabid Pemberdayaan Perempuan, BPMPDPKB, Kabupaten Kayong Utara
mengatakan, peringatan Hari Ibu di Kabupaten Kayong Utara, dilaksanakan lebih cepat dari tanggal yang telah ditentukan, karena padatnya kegiatan Pemerintah Daerah (Pemda), dan juga pada penghujung tahun, sehingga semua SKPD disibukkan dengan menyelesaikan pertanggungjawaban dalam hal mengenai anggaran. “Kenapa dipercepat, karena terbentur pada tutup anggaran pada penghujung tahun. Namun hal tersebut tidak menjadi permasalahan. Karena kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kementerian, terkait percepatan pelaksanaan Hari Ibu tersebut. Tetapi pada tanggal 22 Desember nanti, pihak BPMPDPKB Kayong Utara bidang Pemberdayaan Perempuan tetap melaksanakan berbagai kegiatan yang terkait,” tutup Susi. (dan)

 

Berita Terkait