Setahun Lebih, Bak Penampungan PDAM Tak Dikuras

Setahun Lebih, Bak Penampungan PDAM Tak Dikuras

  Minggu, 14 Agustus 2016 10:28
SAMBAS- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Muare Ulakan Sambas lakukan pengurasan bak penampungan air, Minggu (13/8). Kegiatan yang langsung dipimpin Dirut serta Kabag ini untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan. Fahrozi/pontianak post

Berita Terkait

Ke Depan, Rutin Empat Bulan Sekali

SAMBAS- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Muare Ulakan Sambas lakukan pengurasan bak penampungan air, Minggu (13/8). Kegiatan yang langsung dipimpin Dirut serta Kabag ini untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan.

Dirut PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas, Asriadi ST mengatakan sudah hampir satu tahun ini, pembersihan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan pengurasan bak penampungan belum pernah dibersihkan.

Sehingga terdapat sedimentasi air PDAM yang dikhawatirkan bisa mengurangi kejernihan air yang didistribusikan kepada pelanggan. "Kondisi air kita sudah lumayan bagus. Jadi kita tidak mau adanya sedimentasi air di bak penampungan, memengaruhi kualitas air yang kita alirkan ke pelanggan," kata Asriadi, Minggu (13/8) usai melakukan pengurasan bak penampungan bersama dengan beberapa karyawan PDAM. Ke depannya, kegiatan ini akan dilakukan secara rutin. Dan ini sudah diprogramkan, karena secara pembiayaan, PDAM Tirta Muare Ulakan mampu untuk melakukannya (pengurasan rutin-red). "Pengurasan dan pembersihan seperti ini, akan dilakukan secara rutin empat bulan sekali. Terlebih, dan harus kita akui karena saat ini masih menggunakan jaringan pipa yang sudah berusia tua (dari sumber air), pengurasan serta pembersihan harus lebih diintensifkan, ditambah kondisi air sungai yang keruh," katanya.

Pihaknya mengakui, sebelum melaksanakan pengurasan, telah memberikan informasi kepada pelanggan. Lantaran, dari aktivitas pengurasan sedikit mengganggu suplai air kepada pelanggan. “Kalau pelanggan di Sambas kota, satu hari ini air tak mengalir. Kemudian untuk di luar Sambas kota, paling tidak dua hari. Dan ini sudah kita sampaikan pemberitahuan sebelumnya,” katanya. Selain memprogramkan pengurasan rutin. Dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya. Meski pun masih ada beberapa kendala, terkait dengan kapasitas produksi serta kurangnya sarana dan prasarana yang ada. Pelaksanaan program melalui dana penyertaan modal Pemkab Sambas sudah terlaksana. Di tahap awal, telah dilakukan penggantian meter air.

Kemudian untuk pembangunan jaringan distribusi ke daerah Sukaramai, saat ini baru tahap pendaftaran lelang. Di akhir Agustus insya Allah akan kita laksanakan pekerjaannya. Program satu tangki satu hari untuk rumah ibadah maupun masyarakat yang kekurangan air, juga telah dilaksanakan. Kabag Teknik PDAM Tirta Muare Ulakan, H Alfiansyah menyebutkan dihitung dari jumlah Penduduk sekitar 49.927. sampai saat ini, kapasitas produksi air PDAM  25 liter per detik. Artinya secara maksimal yang bisa terlayani dua ribu. Namun dengan berbagai upaya, PDAM sudah melayani 2.725 pelanggan.

Kemudian dilihat dari kebutuhan rata-rata di 2016, sebutnya, sekitar 2,36 liter per detik. Kebutuhan maksimal 41 liter per detik dan kebutuhan puncak seperti sekarang mencapai 53 liter detik. Seharusnya jumlah produksi PDAM harus bisa memenuhi angka kebutuhan maksimal.(fah)

Berita Terkait