Sering Terserang Sariawan Lidah

Sering Terserang Sariawan Lidah

  Minggu, 28 February 2016 08:49

Berita Terkait

KONSULTASI GIGI

Dokter, saya ingin bertanya pada mulut saya ada sariawan nih di lidah seringnya di sebelah kiri dan kanan sudah sebulan lebihlah, sembuh sih sembuh tapi setelah beberapa hari eh ada lagi kadang ditempat yang sama kadang di tempat yang berbeda dan juga ada gingivitis disebelah kanan & kiri, terus karies gigi di sebelah kanan atas, tapi baru ditambal sih, apa karena itukah?

Saya merasa serem katanya itu tanda-tanda kanker lidah kalau tidak sembuh-sembuh, apa harus nyembuhin gingivitis dulu yah nanti baik sendiri, lagi kumur-kumur pakai obat kumur nih gingivitis saya sudah lumayan baikan apalagi kalau minum air dingin itu ngilu banget sekarang mendingan sih,dan kadang-kadang  kalau berdarah gusi saya dan sariawan di lidah saya pakai  albothyl, ada efeknya tidak keseringan pakai albothyl khan lumayan cukup keras obat itu tetapi saya dengar albothyl bisa merusak jaringan lidah? Apa benar?
 

 

Jawab:

 

Gingivitisnya digusi bagian mana? Tetapi biasanya kalau kena gingivitis itu hampir minimal 2-3 regio gigi bahkan bisa seluruh gusi terkena, penyebabnya gingivitis ini bisa macam-macam yang paling utama adalah faktor oral hyegene juga adanya kalkulus/karang gigi. Masalah sariawan, memang ini juga perlu diperhatikan karena belum tentu ada hubungan antara gingivitis dengan sariawan, penyebab utamanya saja sudah beda.

Sariawan lebih ke faktor imun tubuh kita (lebih dikenal dengan autoimmune disease) dan pemicu sariawan juga banyak (pemicu beda ya dengan penyebab utama), obat kumur memang baik untuk perawatan gingivitis, tapi gimanapun juga harus diketahui faktor utama penyebab gingivitisnya supaya tepat saja pengobatannya.

Albothyl memang obat keras, kalau tidak tepat juga penggunaannya bisa menyebabkan nekrosis (kematian jaringan) sel-sel lidah (bisa menghilangkan sel pengecal di lidah) sehingga harus diatur juga penggunaannya.

Untuk diagnosa apakah sariawan itu merupakan keganasan atau tidak nampaknya butuh pemeriksaan yang intensif, mungkin kalau secara langsung saya  bisa lihat sejauh mana tingkat keparahannya. Tetapi untuk menunjukkan keganasan juga butuh beberapa gejala klinis lainnya (contoh  ada atau tidaknya pembengkakan di leher atau bagian dari rongga mulut lainnya). Semoga bisa menjawab pertanyaannya, terimakasih. (*)

Berita Terkait