Serbuan Para Monster Goosebumps

Serbuan Para Monster Goosebumps

  Selasa, 27 Oktober 2015 13:35

JIKA sebagian besar bedtime stories akan membuat anak-anak tidur nyenyak, Goosebumps justru menciptakan ketakutan tersendiri bagi pembaca. Tapi, bagaimana dengan film adaptasinya, Goosebumps (2015)? Film liveaction yang menceritakan monster fiksi hasil imajinasi sang penulis, R.L. Stine, itu hadir dengan bumbu komedi yang pas.

Setelah beberapa kali mengalami gagal produksi dan jadwal tayang mundur, film adaptasi dari novel misteri 90-an berjudul sama tersebut akhirnya tayang. Penantian para penggemar tak sia-sia. Sebab, film itu sukses membuat kita bernostalgia dengan monster-monster dalam 62 novel dan serial TV Goosebumps (1996).

Sutradara Rob Letterman mampu mereplika buku seri best seller dalam versi film dengan plot berbeda namun tetap orisinal sekaligus menarik perhatian anak-anak generasi saat ini yang mungkin baru mengenal Goosebumps. Berbeda dengan novel maupun serial TV-nya, film tersebut tak hanya menampilkan horror yang menakutkan. Plot twist yang apik dan humor khas remaja saat ini menjadi inovasi yang menarik.

Cerita berawal dari Zach (Dylan Minnette) dan ibunya yang baru saja pindah dari New York ke Greendale, Maryland, AS. Mereka harus terlibat dalam petualangan bersama Champ (Ryan Lee) yang tak sengaja membuka teks asli Goosebumps dan membangunkan semua karakter monster fiksi dalam buku tersebut. Bersama tetangganya, Hannah (Odeya Rush), dan ayahnya yang tak lain merupakan penulis Goosebumps, R.L. Stine (Jack Black), mereka bersatu untuk mengembalikan monster ke dalam buku. Sayangnya, puluhan monster itu ingin membalas dendam dan menakuti seluruh penjuru kota.

Pasukan monster menyeramkan tersebut dipimpin Slappy the Dummy, boneka ventriloquist misterius yang sangat membenci penciptanya, R.L. Stine (Jack Black). Saat para monster menghancurkan kota, tim Stine, Zach, dan Hannah mengatur strategi untuk mengembalikan mereka dalam buku. Memang, mengadaptasi buku best seller menjadi sebuah film bukanlah perkara mudah. Namun, sang sutradara punya cara sendiri untuk menarik perhatian moviegoers dengan menggandeng aktor komedi Jack Black. “Aku dibesarkan bersama dengan cerita buku Goosebumps. Jadi, aku ingin mengobati kerinduanku dan anak-anak lain dengan cara yang lebih menghibur,” ungkap Letterman sebagaimana dilansir dari Collider.

Tak ketinggalan, sang penulis, R.L. Stine asli, ikut andil menjadi cameo sebagai guru drama di sekolah Madison. Penulis bernama lengkap Robert Lawrence Stine itu puas dengan jalan cerita yang dibuat Rob Letterman untuk bukunya. Berbeda dengan versi serial TV pada 1995 yang 100 persen seram, Stine lebih menyukai versi film garapan Letterman tersebut. “Film ini memiliki kombinasi yang tepat dalam menyatukan kesenangan dan ketakutan. Saya sangat menyukainya,” katanya.

Ya, meski sangat berkesan bagi #90sKid, film Goosebumps (2015) terbukti berhasil menjadi salah satu family movie terbaik di tengah sepinya genre tersebut pada tahun ini. Komedi spontan yang dipadukan dengan apiknya plot twist dari para pemain dalam film Goosebumps membuat film ini menghibur. Finally, melihat kesuksesan film Goosebumps, Sony Pictures mantap untuk membuat sekuel. (*/det)

Pemain: Jack Black, Dylan Minnette, Odeya Rush, Amy Ryan, Ryan Lee, Jillian Bell

Sutradara: Rob Letterman

Musik: Danny Elfman

Sinematografer: Javier Aguirresarobe

Dekorator set: Sean Haworth

Desainer kostum: Judianna Makovsky

Diadaptasi dari: Seri Goosebumps (1992) karya R.L. Stine

Produser: Deborah Forte, Neal H. Moritz

Penulis skrip: Darren Lemke

Produksi: Sony Pictures Animation, LStar Capital, Village Roadshow Pictures, Original Film, Scholastic Entertainment

Distributor: Columbia Pictures

Durasi: 102 menit

Teks foto

 

WHOA!: Hannah, Zach, dan Stine mengalami petualangan yang menegangkan saat dikejar monster.