SERAM ADEGAN KESURUPAN

SERAM ADEGAN KESURUPAN

  Sabtu, 22 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

JAKARTA – Memulai karir akting dalam film Eiffel I’m in Love pada 2003, selanjutnya Shandy Aulia lebih dikenal sebagai aktris spesialis genre remaja dan drama. Namun, empat tahun terakhir, perempuan yang juga berbisnis fashion itu sepertinya banting setir menjadi pemain film horor. Mayoritas film yang dibintanginya bertema horor. Mulai Rumah Kentang, 308, Mall Klender, Rumah Gurita, Tarot, hingga yang teranyar, The Doll.

”Dulu enggak pernah kepikiran main film horor. Kan film horor Indonesia identik dengan sex-horror,” kata perempuan 29 tahun itu saat ditemui pada pemutaran perdana film The Doll di Djakarta Theater XXI, Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin (21/10).
Saat ditawari bermain film horor untuk kali pertama, Shandy sempat ragu. Namun, setelah dibaca, ceritanya jauh dari sex-horror yang selama ini ada dalam benaknya. Shandy pun ingin mencobanya. Tidak disangka, perkenalannya dengan film horor membuatnya sangat bersahabat dengan film-film tersebut hingga sekarang. ”Ternyata, ini konsep baru. Sesuatu yang baru. Dari situ, saya mulai ada kepercayaan. Pasarnya pun ada,” jelas Shandy. 
Shandy sudah nonton preview The Doll. Padahal, sebelumnya dia tidak pernah menonton preview filmnya sendiri karena ingin mendapatkan surprise ketika premiere. ”Nah, untuk yang satu ini, harus nonton preview-nya. Karena penasaran sekali. Proses syutingnya kan berat. Jadi pengin lihat hasilnya. Dan ternyata memuaskan,” kata perempuan berambut panjang itu.
Menurut Shandy, The Doll menguras energinya. Bahkan, sebelum syuting pun, perjuangan Shandy yang beradu peran dengan Denny Sumargo sudah dimulai. Untuk beberapa adegan, Shandy diharuskan menggunakan make-up effect yang dikerjakan selama tiga jam. Shandy juga harus tahan berjam-jam dengan riasan tebal itu. ”Terus, juga ada adegan kesurupan. Adegan kesurupan saya itu paling serem lho. Mungkin lebih serem dari setannya,” jelas Shandy. Hiii... (and/c6/ayi)

Berita Terkait