Sepuluh Pejudi Diangkut Polisi

Sepuluh Pejudi Diangkut Polisi

  Minggu, 3 April 2016 09:23
PELAKU PERJUDIAN: Sepuluh orang pelaku perjudian jenis liong fu di Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, diamankan aparat kepolisian Jumat (1/4) kemarin, setelah dilaporkan warga karena begitu meresahkan. POLRES FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SANGGAU – Jumat (1/4) kemarin, sepuluh warga Sanggau digelandang anggota Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sanggau. Mereka kedapatan melakukan tindak pidana perjudian. Penangkapan dilakukan sekira pukul 16.30 WIB di Km 1 Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. 

Turut disita sejumlah perlengkapan dan alat judi liong fu serta sejumlah uang tunai senilai Rp522 ribu. Semua pelaku langsung dibawa ke Mapolres Sanggau, untuk dilakukan pemeriksaan intensif atas perbuatan mereka. 

“Mereka ada sepuluh orang, termasuk di antaranya yang menjadi bandar judi tersebut. Sekarang masih dilakukan pemeriksaan,” ujar kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Sanggau, AKP Yudhi Yustisia Saroja, Jumat malam. 

Atas tindakan perjudian ini, diungkapkan dia bagaimana masyarakat telah dibuat resah. Kepolisian pun mengambil tindakan tegas dengan melakukan penangkapan pelaku, baik itu bandar judinya, sekaligus bersama delapan orang yang ikut bermain judi.

“Memang perjudian ini tidak dapat dibiarkan karena dinilai sudah meresahkan masyarakat di lingkungan tersebut. Kami akan proses para pelaku. Termasuk akan melakukan sejumlah pengungkapan dan penindakan lainnya dengan kasus perjudian ini,” jelasnya. 

Yudhi mengajak masyarakat untuk berhenti melakukan tindak pidana perjudian, karena hukuman pidananya sangat berat. Perjudian diakui dia, memang merupakan salah satu penyakit masyarakat yang sulit diberantas secara keseluruhan, karena belum adanya kesadaran dari masyarakat itu sendiri. 

Kepolisian, lanjut dia, terus berupaya untuk mengingatkan masyarakat secara umum. Jika dalam praktik kehidupannya masih dilakukan tanpa mengindahkan larangan yang sudah ada, maka mereka akan mengambil tindakan tegas kepada para pelaku tindak pidana yang satu ini tanpa pandang bulu. 

“Kami akan lakukan penindakan secara terus menerus. Kami harap masyarakat mau berhenti dalam praktik perjudian ini,” harapnya. (sgg)

 

Berita Terkait