Sepakat Buka Akses Jalan

Sepakat Buka Akses Jalan

  Selasa, 10 Oktober 2017 10:00
TINJAU: Multipihak saat melakukan peninjauan akses penutupan jalan yang menghubungi dua kompleks di Jalan Purnama, Pontianak. MIRZA/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK - Anggota Komisi A dan B DPRD Pontianak bersama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pekerjaan Umum dan Camat Pontianak Selatan, Senin (9/10) turun ke lokasi Komplek Grand Karya Residence, Gang Karya Tani, Jalan Purnama untuk menindaklanjuti persoalan penutupan akses antara dua komplek yang belum menemui titik temu. Usai pertemuan tersebut perwakilan dua belah pihak sepakat untuk membuat akses jalan selebar dua meter sebagai jalan penghubung. 

"Kedatangan kami (Komisi A dan B) untuk menindaklanjuti persoalan keluhan sebagian masyarakat komplek yang aksesnya ditutup oleh komplek lainnya. Dari pertemuan tadi kami koordinasi dengan Pol PP dan Camat setempat. Perwakilan dua belah pihak juga kami panggil untuk menyelesaikan persoalan ini," kata Ketua Komisi B DPRD Pontianak, Syahrul Efendi, Senin kemarin.

Pantauannya ada dua komplek di satu jalur ini. Hanya saja, dibagian ujung komplek pertama sebagai pintu masuk komplek ke dua tak ada akses. Kejadian ini sempat dikeluhkan salah satu warga komplek ke dua waktu itu. Karena akses tercepat warga komplek belakang hanya melalui akses Komplek Grand Karya Residence. Jika akses lain jauh mesti mutar dan mungkin lewat jalan tanah.

Politisi Nasdem berharap dua komplek bisa komitmen dengan hasil pertemuan ini. Dengan demikian persoalan tersebut dapat selesai. Makanya, dalam tinjauan lapangan DPRD juga melibatkan Pol PP, PU dan Camat Selatan sebagai pemegang kebijakan. Berdasarkan pertemuan, mereka sepakat untuk akses komplek belakang akan dibuatkan jalan selebar 2 meter dulu," terangnya.

Utamakan kepentingan orang banyak. Pihak Pol PP juga menegaskan pembangunan akses jalan harus dilakukan segera. 

Sementara itu, Kasat Pol PP Pontianak, Syarifah Adriana menuturkan, pihaknya sudah membongkar pagar penutup akses kedua komplek itu. Dirinya mengintruksikan segera bangun jalan. Jika ke depan ada persoalan di lapangan bisa lapor ke pihaknya atau kepolisian.

Dari informasi sebelumnnya katanya ada persoalan akses oleh dua komplek ini. Setelah didatangi tak ada persoalan di sana. Sudah clear. "Pagar sudah dibongkar. Yang menutup akses juga dikenakan tipiring. Sekarang tinggal bangun saja aksesnya. Dari pertemuan dua pihak sepakat bangun dimulai dari lebar dua meter dulu," katanya.

Di tempat sama, Camat Pontianak Selatan, Iwan Amriady menjelaskan kedatangan kami ke sini bersama-sama menyelesaikan persoalan akses dua komplek ini. Dari hasil pertemuan, kedua pihak sepakat untuk membuka akses dan akan segera dibangun jalan selebar 2 meter. “Ini sesuai rencana jalan asal dari BPN,” katanya.

Berdasarkan rapat dengan Ombudsman kemarin lanjutnya, persoalan ini dilimpahkan ke Camat Selatan sebagai fasilitator dengan pihak terkait. 

Usai pertemuan ini, tentu akan ada pertemuan lanjutan. Nanti, pihaknya akan memanggil dua pihak sebagai perwakilan guna membicarakan langkah teknisnya. Pun dirinya sudah menerima izin dari pemerintah menyelesaikan persoalan ini. Setelah memanggil penanggung jawab dari dua komplek pembangunan perumahan ini ia berharap apa yang jadi keinginan dapat terealisasi. 

“Yang jelas mereka sudah sepakat tapi harus konfirmasi lagi karena ada hal yang mau dibicarakan sebagai antisipasi hal tak diinginkan terjadi,” tutupnya.(iza)

Berita Terkait