Sensasi Terbang ala Iron Man

Sensasi Terbang ala Iron Man

  Selasa, 8 December 2015 10:10
MAHAL: Michael Read, direktur flight operations Martin Aircraft Company yang bermarkas di Selandia Baru, bersiap untuk mendaratkan Martin Jetpack seusai demo di Shenzhen, Tiongkok, Minggu (6/12). REUTERS/BOBBY YIP

Berita Terkait

 
SHENZHEN – Yang ingin terbang keliling kota sendirian layaknya tokoh film Iron Man bisa menyiapkan uang Rp3,4 miliar untuk membeli Martin Jetpack. Itu semacam peralatan terbang pribadi untuk satu orang seperti yang dipakai Iron Man.

Martin Aircraft Company, Minggu (6/12), melakukan demo alat tersebut di taman air Shenzhen, Guangdong, Tiongkok. Itu adalah demo pertama yang dilakukan di Negeri Panda tersebut.Di Tiongkok, Martin Jetpack dijual melalui perusahaan KuangChi Science Ltd. Perusahaan itulah yang menginvestasikan dananya di Martin Aircraft Company untuk pengembangan Martin Jetpack. Rencananya, KuangChi menjual Martin Jetpack seharga CNY 1,6 juta (Rp3,4 miliar) per buah. Saat ini sudah ada 100 pesanan yang masuk dari tiga perusahaan berbeda.

Martin Jetpack bisa terbang nonstop selama 30–45 menit dengan ketinggian mencapai 1.500 meter. Kecepatannya mencapai 74 kilometer per jam. Peralatan itu menggunakan mesin berbahan bakar bensin serta ada dua baling-baling di bagian kanan dan kiri yang terhubung dengan bagian utama mesin.Dalam demo tersebut, Martin Jetpack dikemudikan Direktur Operasi Penerbangan di Martin Aircraft Company Michael Read. Dia adalah mantan pilot pasukan udara Australia. Dalam demo itu, Martin Jetpack hanya diterbangkan selama sekitar 5 menit dengan ketinggian 8 meter di atas tanah. ’’Jika diterbangkan lebih tinggi lagi, orang hanya akan melihatnya seperti titik,’’ jelas CEO Martin Aircraft Company Peter Coker.

Dia menjelaskan, alat yang diproduksi perusahaannya itu bisa di kemudikan langsung maupun dengan alat pengendali jarak jauh. Fungsinya tentu saja bukan hanya untuk jalan-jalan di udara, tapi juga untuk misi penyelamatan, militer, dan komersial. Pengembangan produk tersebut masih dilakukan. Para pemesan baru bisa mendapat Martin Jetpack pada semester kedua 2016. Berdasar website milik Martin Aircraft Company, tipe khusus untuk rekreasi baru tersedia pada 2017 dengan harga USD 150 ribu (Rp2,06 miliar). Sementara itu, versi first responder untuk penyelamatan dijual sekitar USD 200 ribu (Rp2,7 miliar). Bulan lalu Martin Aircraft Company yang bermarkas di New Zealand menandatangani kesepakatan dengan Pertahanan Sipil Dubai. Mereka memesan 20 Martin Jetpack dan dua simulator. Dubai akan menggunakan alat itu untuk memadamkan api di gedung-gedung yang tinggi. (China Daily Asia/NZHerald/IBI Times/sha/c23/tia)

 

Berita Terkait