Sensasi Olahan Serba Panggang

Sensasi Olahan Serba Panggang

  Kamis, 24 March 2016 18:42

Berita Terkait

Sajian menu serba panggang memberikan sensasi tersendiri saat menikmatinya. Aromanya yang khas membuat selera makan tergoda untuk segera menikmatinya. Beragam pilihan bahan makanan yang bisa diolah, mulai dari ikan, ayam, bahkan cumi pun sedap diolah dengan cara dipanggang.

Oleh : Marsita Riandini

Kota Pontianak memiliki beragam tempat wisata kuliner yang patut dicoba. Setiap tempat tentu menawarkan konsep yang berbeda. Tak hanya dari konsep ruangan saja, tetapi juga sajian menu yang ditawarkan.  Bagi pecinta kuliner, aroma makanan yang dipanggang memang selalu mengundang selera. Tak heran olahan yang satu ini pun diminati banyak kalangan. Sayangnya, proses pembuatannya terbilang memakan banyak waktu, dari penyiapan bumbu hingga proses pemanggangan.

Alasan itu pula yang membuat Gatot Purboyo, Owner dari Kedai Kite Pontianak menyajikan konsep menu serba panggang di kedai miliknya jalan Singsingamangaraja. Dari menu ikan, ayam, hingga cumi pun bisa Anda nikmati. Cocok pula disantap bersama orang terkasih.

Salah satu menu yang boleh Anda coba yakni Ikan Bandeng Panggang. Tak perlu ragu untuk mencicipinya, sebab ikan bandeng ini sudah tak bertulang lagi. Anda pun tak direpotkan membuang tulang-tulang ataupun duri pada ikan saat menikmatinya. Anak anda pun aman mengonsumsinya. “Ikan bandengnya sengaja didatangkan dari Indramayu. Proses pencabutan tulangnya dilakukan saat ikan masih hidup. Itulah sebabnya saat makan, tak ada lagi tulangnya. Jika pencabutan tulangnya dilakukan setelah ikan mati, maka tak hanya tulangnya tertarik, daging ikan pun ikut tertarik oleh tulang,” jelas Gatot.

Setiap menu yang dipanggang, Gatot terlebih dahulu membungkus makanan tersebut dengan alumunium foil. Menurutnya, saat dipanggang begitu saja, aroma dan rasa bahan makanan akan hilang berganti dengan bumbu. “Berbeda jika dibungkus dengan alumunium nutrisi, rasa dan aromanya tidak hilang. Kalau dipanggang begitu saja, kadang rasa ikannya sudah tidak ada berganti rasa bumbunya saja,” ucapnya.

Tak butuh waktu lama, cukup 15 menit saja ikan bandeng siap dihidangkan. Kelembutan ikan menyatu dengan aroma rempah pilihan. “Saat dipanggang, ikan kita beri bumbu yang berasal dari rempah-rempah kemudian dikukus untuk menghilangkan bau amisnya,” ucap dia. 

Mempertimbangkan ketakutan masyarakat menikmati sajian menu bersantan, Gatot pun mengganti kuah santan pada gulai tersebut dengan susu bubuk. “ Orang banyak khawatir dengan kolesterol, makanya saya ganti dengan susu bubuk. Tidak jauh beda juga sih asalkan tepat penggunaannya,” pungkas dia.

Kedai Kite memberikan konsep ruangan yang cocok untuk ngobrol bersama teman, maupun keluarga. Lantai duanya pun memberikan daya tarik tersendiri, terutama bagi para pecinta lukisan. Deretan lukisan indah memenuhi ruangan. Ingin yang lebih privasi lagi, tersedia ruang khusus yang bisa Anda pilih. **

Berita Terkait