Senam Mencuci Tangan Pakai Sabun

Senam Mencuci Tangan Pakai Sabun

  Kamis, 10 December 2015 09:25
PAKAI SABUN: Para siswa mempraktekan gerakan senam mencuci tangan pakai sabun. WAHYU/PONTIANAKPOST

SUNGAI PINYUH- Sekolah dituntut kreatif dalam bentuk karakter dan kepribadian siswa. Seperti yang dilakukan SDN 2 Sungai Pinyuh. Untuk membudayakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pihak sekolah menciptakan senam gerakan mencuci tangan pakai sabun. Alhasil, SDN 2 Sungai Pinyuh diganjar dengan prestasi sebagai pemenang tingkat Kabupaten Mempawah.

“Munculnya ide menciptakan gerakan senam mencuci tangan pakai sabun ini sebagai motivasi kepada siswa agar membudayakan kebersihan. Alhamdulillah, siswa sangat antusias dan penerapan mencuci tangan pakai sabun menjadi kebiasaan di sekolah,” kata  Kepala SDN 2 Sungai Pinyuh, Awaluddin, Rabu (9/12).Awaluddin menyebut penerapan PHBS dan gerakan mencuci tangan pakai sabun sudah digalakkan pihaknya sejak setahun silam. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan dukungan pihak terkait lainnya seperti Puskesmas hingga para siswa mampu untuk menerapkan PHBS dan mencuci tangan pakai sabun dilingkungan sekolah dengan baik.

“Untuk fasilitas, kami memiliki 52 tempat mencuci tangan yang tersebesar dilingkungan sekolah. Termasuk setiap kelas, ada tempat mencuci tangan. Aturannya, sebelum masuk kelas, setelah belajar, sebelum dan sesudah makan serta setelah olahraga, siswa wajib mencuci tangan,” tegasnya.
Sementara itu, Pembina PHBS SDN 2 Sungai Pinyuh, Ahon Nuduh berharap kebiasaan mencuci tangan pakai sabun yang dilakukan para siswa tersebut tidak hanya dilakukan dilingkungan sekolah. Melainkan dapat diterapkan dilingkungan keluarga hingga masyarakat. “Kami ingin mengajarkan anak-anak agar terbiasa menerapkan PHBS dimana pun berada. Memang pembentukan karakternya di sekolah, namun aplikasinya disemua lingkungan terutama dirumah dan keluarga,” ujarnya.
Penerapan gerakan mencuci tangan, menurut pria yang juga guru olahraga itu, sangat tepat dalam mengaplikasikan PHBS bagi siswa. Sebab, menjaga kebersihan tangan menjadi kunci untuk menangkal berbagai macam virus penyakit.
“Karena tangan yang kotor itu sangat berpotensi mengandung bakteri virus penyakit. Makanya gerakan mencuci tangan pakai sabun itu sangat penting. Setiap hari kami membiasakan anak untuk mencuci tangan,” sebutnya.
“Sejauh ini kami menilai  penerapan gerakan mencuci tangan sudah cukup bersih. Anak-anak pun tampak sangat antusias dan sudah menjadi kebiasaan untuk mencuci tangan sebelum memulai aktifitas. Mudah-mudahan kebiasaan anak-anak ini dapat ditularkan dilingkungan keluarga dan masyarakat disekitarnya,” tukasnya.(wah)