Seminar, Kanker Sasar Orang Muda

Seminar, Kanker Sasar Orang Muda

  Rabu, 17 February 2016 08:33
SEMINAR: Seminar kanker di Aula SUPM Pontianak, kemarin.ARISTONO/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SEKOLAH Usaha Perikanan Menengah Negeri Pontianak (SUPM) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya menggelar seminar kesehatan tentang kanker di aula SUPM, Sungai Rengas, Kubu Raya, kemarin (16/2). Seminar ilmiah dengan tema “We Can I Can” ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia dan HUT ke-45 SUPM Pontianak.

Seminar ini diisi oleh enam dokter spesialis. Mereka adalah; dr Petrus Juntu SpOG, dr Damianus Hipolitus SpB, Drg Risky Pontiviana Akbari, dr Nevita Bactiar SpA, drg Setya Wardany SpPM, dan drg Nuzulisa Zulkifli. Sebanyak 800an dokter, perawat, bidan dan masyarakat hadir sebagai peserta dalam seminar itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Berli Hamdani mengatakan seminar ini penting digelar lantaran penderita kanker terus mengalami peningkatan jumlah dari tahun ke tahun. Belum lagi kata dia, saat ini kanker saat ini mulai marak di kalangan warga berusia muda. “Kami mendorong kepada para tenaga kesehatan di Kalbar untuk mendorong masyarakat melakukan deteksi dini terhadap kanker. Karena apabila teridenfiikasi sejak dini, maka potensi kesembuhan sangat besar,” ujarn Ketua IDI Kalbar ini.

Sementara itu, ahli kanker payudara,dr Damianus Hipolitus menyebut, kanker payudara kini mengalami perubahan tren di rentang usia. Beberapa tahun lalu, sebut dia, penderita kanker adalah mereka yang berusia lanjut. Namun belakangan perempuan di usia 30-an tahun sudah banyak yang terkena penyakit ini.Menurutnya ini karena ada perubahan pola hidup masyarakat dan faktor genetik. “Tetapi saat ini dokter dan rumah sakit di Kalbar sudah bisa menangani penyakit kanker di stadium rendah; satu sampai tiga. Tetapi kalau sudah stadium lanjut memang harus dibawa ke luar, karena membutuhkan fasilitas dan penanganan yang kompleks,” katanya.

Kepala SUPM Negeri Pontianak, Mustafa mengatakan pihaknya mendukung pemerintah memerangi kanker. “Ini sesuai dengan semangat kami untuk membentuk SDM yang tangguh. Salah satunya adalah soal menjaga kesehatan ini yang selalu kami sampaikan kepada siswa ,” ujarnya. Pada HUT SUPM Pontianak ke-45 dia menyebut sudah banyak alumni sekolah itu yang sukses. “Lulusan kami sudah mencapai 2648 orang. Kebanyakan mereka bekerja di industri kelautan dan perikanan. Banyak pula yang berwirausaha,” katanya.

Sementara itu, Waka SUPM Negeri Pontianak bidang Humas, Sareh menyebut para lulusan sekolah ini banyak direkrut untuk magang oleh perusahaan Jepang, Korea, Eropa, Afrika, Australia dan negara-negara lainnya. Tahun ini, kata dia, pihaknya menerima 160 siswa baru.“Kami membuka pendaftaran pada April-Juni. Mereka yang diterima akan mendapatkan tempat tinggal di asrama, makan dan hidup di kampus gratis,” pungkasnya. Ada empat jurusan di sekolah ini, yaitu; Nautika Perikanan Laut, Teknika Perikanan Laut, dan Teknologi Budidaya Perikanan, dan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. (ars)

Berita Terkait