Semarak Peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-52 Al Habib Abdullah

Semarak Peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-52 Al Habib Abdullah

  Kamis, 7 December 2017 10:11
TAUSIAH : Habib Husein Bin Alwi Bin Agil saat memberikan tausiah di Pontianak. IDIL AQSA AKBARY/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Momentum Mempertajam Semangat Spiritual Umat 

Ratusan muslim menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Haul ke-52 Al Habib Abdullah Bin Muhammad Almuthahar di Gang Selat Malaka, Jalan Gusti Situt Mahmud, Pontianak Utara, Senin (4/12) malam. 

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak 

BAKDA magrib masyarakat kompak berdatangan menuju lokasi acara. Warga dari berbagai kelompok, baik laki-laki maupun perempuan, mulai anak-anak, remaja hingga orang tua berkumpul memadati sepanjang gang. Diiringi lantunan selawat mereka benar-benar menyatukan rasa. Rasa gembira memperingati momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Peringatan maulid kali ini kian spesial dihadiri Habib Husein Bin Alwi Bin Agil dari Probolinggo, Jawa Timur serta Syekh Habib Ali Bin Abu Bakar dari Yaman yang memberikan tausiah kepada seluruh mereka yang hadir. Selain itu, Sultan IX Pontianak Syarif Machmud Alkadrie juga terlihat hadir beserta para habib, ustaz dan alim ulama asal Pontianak dan sekitarnya. 

Ketua Panitia Habib Fahmi Almuthahar merasa bersyukur karena tahun ini masih dipertemukan dalam acara yang istimewa yakni maulid yang dirangkaikan dengan haul. "Tujuan kita semua hadir disini tak lain adalah untuk mencari ridho Allah SWT dan Rasulullah SAW," ucapnya. 

Menurutnya banyak manfaat dapat diraih umat muslim dari peringatan maulid. Pertama menambah ilmu pengetahuan tentang agama lewat tausiah-tausiah yang diberikan. Karena apa yang disampaikan tentu akan semakin mendekatkan dan menambah kecintaan seseorang kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. 

"Lewat momentum ini mari kita mempertajam spiritual, di tengah gejolak sosial saat ini penting sejarah Nabi Muhammad SAW didengarkan di telinga kita agar jadi panutan dalam hidup," pesannya. 

Habib Fahmi juga menceritakan tentang Al Habib Abdullah Bin Muhammad Almuthahar yang merupakan kepala kampung, dikenal rendah hati dan mampu mempersatukan umat. Dalam momentum haul kali ini banyak sifat mulianya yang pantas diteladani oleh anak cucu maupun masyarakat pada umumnya. Habib Abdullah dikenal selalu bersedekah kepada anak-anak kecil, menghormati orang tua dan menghargai yang muda. 

"Satu prinsip yang selalu dipegang beliau yaitu sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Ini yang perlu dipupuk sehingga semua bisa saling menghargai dan menghormati. Atas nama keluarga besar Al Habib Abdullah Bin Muhammad Almuthahar saya berterima kasih kepada semua yang hadir," tutupnya. 

Sultan IX Pontianak Syarif Machmud (Melvin) Alkadrie berharap lewat peringatan maulid kali ini mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh mereka yang hadir. Rasulullah Muhammad SAW wajib untuk terus dijadikan tauladan, agar bisa menjadi pribadi yang semakin baik ke depan.

Seluruh jemaah yang hadir khusyuk mendengarkan tausiah yang disampaikan Syekh Habib Ali Bin Abu Bakar dari Yaman yang kemudian dilanjutkan dengan Habib Husein Bin Alwi Bin Agil dari Probolinggo, Jawa Timur. (*)

Berita Terkait