Semarak HUT Ke-15 Kota Singkawang

Semarak HUT Ke-15 Kota Singkawang

  Rabu, 19 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

PEMERINTAH Kota Singkawang menggelar acara peringatan hari jadi ke-15 pembentukan pemerintah Kota Singkawang di Halaman Kantor Walikota Singkawang, Senin (17/10). Hadir Dalam acara ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang, Asisten Pemerintahan Pemprov Kalbar yang mewakili Gubernur Kalbar, Forkopimda, para veteran, tokoh masyarakat serta ketua RT/RW Kota Singkawang.

Wali Kota Singkawang, Drs H Awang Ishak MSi dalam sambutannya mengatakan, sudah banyak perubahan yang terjadi di Kota Singkawang. Hingga saat ini, sudah banyak juga penghargaan yang didapat kota yang memiliki banyak tempat wisata tersebut. Ia pun mengapresiasi kerja keras dan semangat seluruh elemen yang turut memajukan Kota Singkawang ini. “Semua ini didapat atas kegigihan para pendahulu, sesepuh, pemimpin Kota Singkawang, maupun para aparatur yang telah merintis dan membangun Singkawang sampai saat ini. Seluruh masyarakat kini sudah dapat merasakan kemajuan tersebut,” pungkas Awang.

Dalam HUT yang mengusung tema “Kerja Hebat, Kerja Nyata, Pasti ke Singkawang” pemerintah Kota Singkawang juga memberikan hadiah kepada RT/RW yang memenangkan lomba kampung hijau dan lomba futsal.

Yang menjadi sangat istimewa pada tahun ini, selain merayakan hari jadi yang ke-15, Singkawang juga menjadi tuan rumah Festival Seni Budaya Melayu yang ke-11. Beragam kegiatan dilaksanakan dalam gawe yang dilaksanakan 2 tahun sekali ini. Dimulai dengan karnaval mobil hias yang mencuri perhatian masyarakat Kota Singkawang. Lapangan Tarakan menjadi tempat start para peserta karnaval untuk mengelilingi Kota Singkawang dan finish di Stadion Kridasana. Stadion Kridasana merupakan pusat kegiatan  pada dua acara ini, yakni Singkawang Expo dan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) yang akan berlangsung hingga 22 Oktober mendatang.

Pada pembukaan Festival Seni Budaya Melayu bertempat di Stadion Kridasana, Syeh Bandar selaku ketua panitia mengatakan, tujuan dilasakanakannya FSBM ini guna melestarikan seni dan budaya Melayu yang tumbuh berkembang guna memperkuat kebudayaan nasional, sebagai sarana kreativitas orang Melayu dalam mengembangkan seni budayanya dan tidak meninggalkan akar budayanya sendiri, serta memperteguh marwah dan jadi diri orang Melayu melalui kegiatan seni budaya.

Dalam pembukaan Festival Seni Budaya Melayu hadir Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta, anggota DPR RI Sy Abdullah Alqadrie, Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjayadan seluruh  kepala daerah Kalimantan Barat.

Oesman Sapta mengatakan, budaya Melayu menjadi pendukung dan kebanggaan bangsa. Terutama seni budaya Melayu dikalangan generasi muda. Pasalnya, generasi muda tengah mendapat ancaman dan intervensi dari negara luar melalui masuknya narkoba. “Generasi muda terancam oleh asing yang menjerumuskan melakui narkoba. Syukurnya kita memiliki empat pilar kebangsaan. Itulah pertahanan kita terakhir. Kita tidak bisa dihancurkan,” ungkapnya.

Dihadapan dari ribuan warga Singkawang yang memadati Stadion Kridasana, wakil ketua MPR RI, bersama-sama Wakil Gubernur Kalbar dan Wali Kota Singkawang secara resmi membuka festival seni budaya Melayu ditandai dengan membunyikan alo’ galing.(**)

 

FOTO : HUMAS PEMKOT SINGKAWANG

Narasi : ANGGA PURDIKA/PONTIANAK POST

 

Berita Terkait