Seleksi Paskibra Mempawah

Seleksi Paskibra Mempawah

  Jumat, 22 April 2016 09:25
SELEKSI : Wabup Gusti Ramlana ketika memberikan pengarahan kepada siswa calon Paskibra.WAHYU/PONTIANAKPOST

MEMPAWAH– Seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Mempawah tahun 2016 dimulai, Rabu (20/4) di Halaman Kantor Bupati Mempawah. Sebanyak 77 siswa sekolah menengah atas/sederajat ambil bagian dalam seleksi yang berlangsung sejak tanggal 16-21 April itu.

 “Dari seluruh peserta ini, nantinya akan diseleksi menjadi 30 orang yang tergabung dalam tim paskibra Kabupaten Mempawah,” terang Wakil Bupati, Gusti Ramlana dihadapan peserta seleksi.

Ramlana berpesan agar para calon anggota paskibra bersungguh-sungguh mengikuti rangkaian proses seleksi. Sebab, tahapan yang tengah dijalani para siswa tersebut merupakan suatu kehormatan. Mengingat, tidak semua siswa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seleksi tersebut.

 “Dari sekian banyak pelajar di Kabupaten Mempawah, adik-adiklah yang terpilih untuk mengikuti seleksi calon paskibra. Karena itu, para siswa harus bangga dan bersyukur atas pencapaian prestasi ini,” ujarnya.

Ramlana pun mengingatkan agar proses seleksi calon paskibra dilakukan secara objektif dan transparan. Semua tahap dilaksanakan sesuai aturan dan standar yang berlaku. Agar mampu menjaring siswa-siswi berpestasi yang  layak dan pantas menjadi Paskibra Kabupaten Mempawah.

 “Tidak ada istilah pilih kasih, tidak ada pertimbangan-pertimbangan lain di luar standar yang telah ditetapkan. Karenanya, seluruh peserta seleksi harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Terutama menyangkut kesiapan fisik, mental, wawasan, keterampilan, dan sikap serta perilaku,” pesannya.

Secara khusus Ramlana juga meminta calon paskibra agar senantiasa menjaga kedisiplinan. Mengingat, sikap disiplin kerap menjadi faktor utama yang selama ini menjadi kendala para instruktur atau pelatih dalam menggembleng paskibra.

 “Saya tidak mau mendengar ada yang datang terlambat dan lain sebagainya. Jika ada yang tidak siap fisik maupun mental, silahkan langsung mundur saat ini juga,” tegas Wabup.

Kepada calon paskibra, Ramlana meminta untuk bersungguh-sungguh mengikuti rangkaian seleksi. Ia menyebut kegiatan pengibaran bendera merupakan salah satu bentuk bakti kepada bangsa dan negara. Namun, ia mengingatkan bahwa yang terpenting dari itu adalah bagaimana calon paskibra dapat menghayati perjuangan para pendahulu bangsa yang telah berkorban diri demi sang saka Merah-Putih.

 “Lakukan sesuatu yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Jadi bukan hanya sekadar mengibarkan bendera, tapi bagaimana mengenang dan menghayati para pendahulu kita berkorban dengan darah dan air mata untuk negara ini,” tukasnya.

Kabag Pemerintah Pemkab Mempawah, Rudi menerangkan, seleksi calon paskibra diikuti perwakilan siswa dari 15 sekolah menengah atas/sederajat se-Kabupaten Mempawah. Peserta terdiri atas 47 putra dan 30 putri dengan tinggi minimal putra 165 centimeter dan tinggi putri 160 centimeter.

 “Materi seleksi meliputi kesehatan, psikotes, pengetahuan umum, jasmani, bahasa Inggris, kebudayaan, dan tes narkoba. Mereka akan dibimbing instruktur yang berasal dari unsur kepolisian Polres Mempawah dan TNI Kodim 1201 Mempawah. Untuk tim kesehatan disiapkan dua orang dokter dan tiga perawat,” terang Rudi.(wah)