Selamat Datang di Sail Karimata 2016

Selamat Datang di Sail Karimata 2016

  Selasa, 3 November 2015 10:42
BERBAGI CERITA: Bercengkerama dan saling berbagi cerita, diantara sesama turis peserta Festival Karimata. Mereka mengakui ke indahan alam Karimata yang masih asri.

Berita Terkait

FESTIVAL Karimata 2015 di Kabupaten Kayong Utara (KKU) berlangsung lancar. Kabut asap dan gelombang tinggi di perairan Karimata bukanlah kendala. Tak heran jika puncak acara Sail Karimata 2016 kembali bakal dipusatkan di kawasan ini.Karimata berarti ‘permata yang jatuh’, sebutan untuk cincin batu permata yang jatuh dari tangan Tengku Abdul Djalil penguasa Kerajaan Karimata.Para pemilik kapal layar (yacht) mancanegara yang selama Festival Karimata 2015 berlabuh tak jauh dari dermaga Pulau Betok, kawasan Desa Betok Jaya, Kecamatan Kepulauan Karimata, juga mengakui akan keindahan alam kepulauan ini. Festival itu sendiri dipusatkan di Desa Betok.

Tak heran jika muncul ide cemerlang Bupati KKU, H Hildi Hamid untuk menggagas Festival Karimata 2015. Festival ini juga menjadi uji coba bagi Pemkab Kayong Utara yang bakal menjadi tuan rumah dari puncak rangkaian acara Sail Karimata 2016.Walaupun festival ini berlangsung sederhana, toh para peserta mengaku cukup dimanjakan dengan berbagai aktivitas yang berlangsung di areal Suaka Alam Laut (SAL) seluas 77 ribu hektare itu. Kalangan penyelam (diver) pun sangat menikmati keindahan bawah laut perairan Selat Karimata. Indahnya pesona alam laut menjadi daya tarik utama Festival Karimata 2015 pada 19-21 Oktober lalu. Sejumlah pulau di Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara (KKU) ini pun menyimpan banyak situs bersejarah dan legenda menarik yang jarang diketahui masyarakat secara nasional.

Desa Betok Jaya, kawasan Pulau Betok, Kecamatan Kepulauan Karimata, menjadi lokasi pusat penyelenggaraan Festival Karimata 2015. Para peserta diinapkan di rumah-rumah warga. Dari desa berpenduduk sekitar 1.300 jiwa atau 261 KK inilah, peserta setiap hari menyebar untuk mengikuti aktivitas snorkling, diving, berburu foto, atau menjelajah pulau-pulau. Hanya sejumlah kegiatan yang digelar di pulau ini. Diantaranya, lomba sampan atau festival makanan. “Dari festival inilah kami membutuhkan banyak masukan positif dari peserta, supaya mampu menjadi tuan rumah untuk Sail Karimata tahun depan,” kata Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid.(**)

Berita Terkait