Selama 5 Hari, Pihak Jessica Siapkan 3.000 Halaman Naskah Pembelaan

Selama 5 Hari, Pihak Jessica Siapkan 3.000 Halaman Naskah Pembelaan

  Rabu, 12 Oktober 2016 13:28
FOTO Imam Husein/Jawa Pos

Berita Terkait

 

SIDANG perkara kematian Wayan Mirna Salihin hari ini (12/10) memasuki babak pembacaan pembelaan dari terdakwa, Jessica Kumala Wongso.

Pembelaan (pledoi) itu untuk menanggapi tuntutan 20 tahun penjara yang diajukan dari jaksa penuntut umum (JPU).

Ketua tim kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan menyebutkan pihaknya sudah menyiapkan naskah pledoi dengan 3.000 halaman. Naskah sepanjang itu memerlukan waktu lima hari dalam penyusunannya.

"Itu semenjak lima hari, mungkin lebih, karena Jessica ada pembelaan pribadi," ucap Otto saat dikonfirmasi, Rabu (12/10).

Dia menerangkan, mengapa bisa sampai 3.000, karena mengutip semua ahli yang dihadirkan. Sementara dari pihak jaksa tidak mengungkap semua.

Dalam sidang hari ini, kata Otto, kemungkinan pihaknya tidak membacakan semua pledoi tersebut. "Mungkin pertimbangan, enggak semua dibacakan, kalau dibacakan semua, mungkin seminggu baru kelar," kata dia lagi.

Sidang perkara kematian Wayan Mirna Salihin hari ini (12/10) memasuki babak pembacaan pembelaan dari terdakwa, Jessica Kumala Wongso.

Pembelaan (pledoi) itu untuk menanggapi tuntutan 20 tahun penjara yang diajukan dari jaksa penuntut umum (JPU).

Ketua tim kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan menyebutkan pihaknya sudah menyiapkan naskah pledoi dengan 3.000 halaman. Naskah sepanjang itu memerlukan waktu lima hari dalam penyusunannya.

"Itu semenjak lima hari, mungkin lebih, karena Jessica ada pembelaan pribadi," ucap Otto saat dikonfirmasi, Rabu (12/10).

Dia menerangkan, mengapa bisa sampai 3.000, karena mengutip semua ahli yang dihadirkan. Sementara dari pihak jaksa tidak mengungkap semua.

Dalam sidang hari ini, kata Otto, kemungkinan pihaknya tidak membacakan semua pledoi tersebut. "Mungkin pertimbangan, enggak semua dibacakan, kalau dibacakan semua, mungkin seminggu baru kelar," kata dia lagi.

 

Berita Terkait