Selalu Ada Program Kusta

Selalu Ada Program Kusta

  Sabtu, 6 February 2016 09:04
Bagi masyarakat yang menemukan adanya gejala kusta, bisa memeriksakan diri ke puskesmas terdekat - Andy Jap

Berita Terkait

PONTIANAK - Kusta menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Kalbar. Masih ditemukan kasus penyakit tersebut di beberapa daerah di Kalbar.“Kalbar menjadi salah satu provinsi yang selalu ada program berkenaan dengan kusta setiap tahunnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Andy Jap.

 
Andy menuturkan ada tiga kabupaten di Kalbar yang menjadi perhatian serius karena masih ditemukan kasus kusta yakni Kubu Raya, Kayong Utara, dan Sambas. Untuk menanganinya pemerintah menggalakkan program pencarian, penemuan, dan pengobatan.Kusta merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menimbulkan multiefek. Penyakit ini bukan hanya berbahaya dari segi medis, melainkan juga dapat menimbulkan masalah sosial dan ekonomi.

Andy mengatakan saat ini pemahaman masyarakat terhadap penyakit kusta masih kurang. Ada stigma negatif yang berkembang di masyarakat terhadap penderitanya dan hal tersebut sulit diubah.Andy mengatakan masyarakat harus mendapatkan pemahaman dan pengetahuan berkenaan dengan kusta. Gejala awal kusta diantaranta bercak putih pada kulit. Terkadang bercak putih ini sering dianggap sebagai panu dan disepelekan oleh sebagian masyarakat. Padahal, bisa jadi bercak putih di kulit itu bukanlah panu, melainkan gejala awal kusta, yang bila dibiarkan bisa mengakibatkan kebutaan, bahkan kecacatan.

Penyakit kusta terdiri dari dua jenis, yaitu kusta kering atau pausi basiler (PB) dan kusta basah atau multi basiler (MB). Gejala bercak putih seperti panu biasanya merupakan ciri umum gejala kusta kering. Sedangkan gejala kusta basah lebih mirip kadas, yakni bercak kemerahan dan disertai penebalan pada kulit.Ciri khas yang mendasar dari kusta adalah kurang rasa atau mati rasa sama sekali pada gejala yang muncul. Ini yang menyebabkan penderita kusta bila dibiarkan dapat mengalami kecacatan. Dikarenakan rusaknya saraf sehingga mereka tidak merasakan sakit meskipun jari mereka putus.Andy menambahkan kusta dapat diobati. “Bagi masyarakat yang menemukan adanya gejala kusta, bisa memeriksakan diri ke puskesmas terdekat,” katanya. (uni)

Berita Terkait