Sekolah Katolik , Minta Sentuh Daerah Terpencil

Sekolah Katolik , Minta Sentuh Daerah Terpencil

  Sabtu, 27 February 2016 08:05
Cornelis

Berita Terkait

GUBERNUR Kalbar, Cornelis meminta seluruh sekolah Katolik di wilayahnya peduli terhadap perkembangan pendidikan di daerah terpencil. Saat ini masih ada kecamatan yang belum memiliki sekolah dasar.

“Masih ada kecamatan yang belum ada SD, terutama di daerah perbatasan,” ujar Cornelis ketika membuka Hari Studi dan Pertemuan Nasional III Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK), Kamis (25/2).Menurut Cornelis, sekolah Katolik harus berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia melalui pendidikan dan produktivitas agar mampu bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini. Keberadaan MEA menjadi babak awal untuk mengembangkan berbagai kualitas perekonomian di kawasan Asia Tenggara.

Kendati demikian, lanjut Cornelis, MEA menjadi dua sisi mata uang bagi Indonesia. Dengan MEA Indonesia memiliki kesempatan menunjukkan kualitas dan kuantitas produk dan sumber daya manusia Indonesia kepada negara lainnya. Tetapi di sisi lain akan menjadi bumerang apabila tidak dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.Cornelis mengatakan saat ini tantangan yang dihadapi semakin besar. Salah satunya peredaran narkoba dan adanya terorisme. Sekolah Katolik diharapkan dapat memberi pemahaman kepada siswanya berkenaan dengan bahayanya narkoba dan terorisme.

Ia juga berharap sekolah Katolik bisa membantu pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa. Lembaga pendidikan seharusnya tak hanya hanya terpusat di kota besar, melainkan juga peduli terhadap kelompok pendidikan orang miskin di daerah terpencil.“Diharapkan Pastor dan Suster juga melakukan pembinaan terhadap mental dan visi siswa selain di sekolah terutama di daerah terpencil,” harap Cornelis.

Pertemuan Nasional tersebut diikuti Pengurus Yayasan Pendidikan Katolik seluruh Indonesia dan menghadirkan pembicara dari kalangan petinggi gereja seperti Uskup Agung Pontianak dan Konfrensi Waligereja Indonesia. Selain itu juga dari pondok pesantren Al Zaytun berkenaan dengan materi Kesiapan Lembaga Pendidikannya yakni Taman Siswa dan Pesantren Al Zaytun. (uni)

Berita Terkait