Sekda Dukung PNS Tingkatkan SDM , Gelar PPM di Desa Mupa dan Sambus

Sekda Dukung PNS Tingkatkan SDM , Gelar PPM di Desa Mupa dan Sambus

  Senin, 15 February 2016 08:26
PPM: Kegiatan PPM yang diselenggarakan di desa Mupa. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

PUTUSSIBAU—Pendidikan merupakan sebuah usaha yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) handal, berwawasan luas,  rasional dan ilmiah. Pada perguruan timnggi, pendidikan disinergi dengan kegiatan penelitian, pengembangan dan pengabdian kepada masyarakat yang dikenal dengan tri darma perguruan tinggi dan itu wajib dilaksana oleh mahasiswa.

“Yang mengikuti kegiatan PPM program magister ilmu sosial fakultas ilmu sosial dan politik  tahun akademik 2015/2016 ini, 99 persen pegawai negeri sipil yang bekerja dilingkungan Pemkab Kapuas Hulu,” ungkap Ir. H. Muhammad Sukri, Jumat (12/2) ketika membuka kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) program magister ilmu sosial Fisipol Untan Pontianak tahun akademik 2015/2016.

 

Sukri berharap, kegiatan PPM yang diselenggarakan di Desa Pala Pulau dan Desa Sambus Kecamatan Putussibau Utara bermanfaat bagi masyarakat. Kerena, mahasiswa yang mengikuti PPM ini adalaah para kepala dinas, camat, kepala bagian, kapala seksi dan kepala sub bagian. Dengan demikian sudah sangat jelas apa yang dilakukan ditengah masyarakat, baik program fisik maupun kegiatan non fisik. 

“Kegiatan ini penting, terutama dalam pembinaan pengelolaan dana desa. Saya juga menyambut positif para PNS yang telah berupaya meningkatkan SDM-nya secara mandiri. Kalau disekolahkan Pemda tentu Pemda tak mampu, karena keuangan terbatas,”  jelasnya. Sementara itu Dekan Fisipol Untan Pontianak Dr. Drs Sukamto MSi mengatakan PPM ini diselenggarakan semua perguruan tinggi.

Karena PPM merupakan bagian dari tri darma perguruan tinggi yang dilaksanakan setiap mahasiswa yang akan mengakhiri studynya di kampus. “PPM ini mahasiswa diturunkan ke masyarakat. Karena laboratorium Fisipol adalah masyarakat,” jelasnya. Artinya tidak ada mahasiswa yang bisa lulus dari perguruan tinggi membawa gelar sarjana kalau tak menyelenggarakan tri darma perguruan tinggi ini.

“Jangan berpikir mahasiswa ke desa membangun desa, tapi  memberi ilmu pengetahuan atau pokok pikiran pada masyarakat,” katanya. Sementara, Ketua kelompok satu mahasiswa Program Magister Ilmu Sosial Fisipol Untan Pontianak di desa Mupa, Rudi Hartono, SE dan Ni Made Sri Astuti S. Sos Ketua Kelompok Dua PPM di desa Sambus mengatakan, telah menyelenggarakan berbegai kegiatan.

Seperti perbaikan fasilitas pemerintah dan fisilitas  umum desa.Perbaikan administrasi pemerintahan desa, pengobatan gratis bekerjasama dengan puskesmas setempat dan pelayanan akta kelahiran bekerja sama dengan Disdukcapil Kapuas  Hulu. “Kami juga selenggarakan pelatihan memasak untuk tim  TP PKK desa, pelatihan administrasi keuangan desa dan penyuluhan kesehatan,”tutur Rudi.(aan)