Sehari Gasak Dua Motor

Sehari Gasak Dua Motor

  Selasa, 19 April 2016 11:28
PENCURI MOTOR : Dua pencuri dan motor hasil curiannya saat berada di Mapolres Ketapang.

Berita Terkait

DUA pelaku pencurian kendaraan bermotor berhasil diringkus Tim Anti Bandit Polres Ketapang. Ferdiansyah (24) yang merupakan residivis dan satu pelaku lainnya yang masih di bawah umur, MS (17), ditangkap atas kasus pencurian sepeda motor di beberapa tempat di Ketapang.

Keduanya ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda. Ferdiansyah ditangkap di salah satu kos di Kota Ketapang, pada Kamis (14/4) malam. Sementara MS dijemput di kediamannya di Kecamatan Kendawangan, pasa Sabtu (16/4). Keduanya adalah komplotan pencuri motor yang sedang diburu oleh polisi.
"Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor hasil curian dan satu motor lagi yang diakui pelaku miliknya. Motor itu kami tahan karena digunakan untuk melakukan kejahatan," kata Kapolres Ketapang, AKBP Hady Poerwanto melalui Kasat Reskrim, AKP Belen Anggara Pratama, saat ditemui wartawan di ruangannya, kemarin (18/4).
Belen menjelaskan, Ferdi terlibat pada kasus curanmor di tiga lokasi. Sementara MS terlibat dalam kasus pencurian di dua TKP saja. "Untuk tersangka Ferdiansyah kita kenakan pasal 363 ayat 1 dengan ancaman hukumannya tujuh hingga sembilan tahun penjara. Sedangkan MS yang masih di bawah umur akan kita lakukan diversi karena masih di bawah umur," jelas Belen.
Belen mengimbau kepada seluruh masyarakat Ketapang untuk selalu waspada ketika memarkirkan kendaraanya. Baik di rumah maupun di manapun. Selain itu, ia juga meminta kepada para orangtua untuk selalu mengawasi anak-anaknya agar tidak bergaul dengan orang yang tidak baik.
Hal ini disampaikan Belen karena kasus pencurian bermotor yang melibatkan anak-anak cukup banyak. "Orangtua harus mengawasi. Karena bangak motif pencurian karena hanya untuk gaya-gayaan saja yang disebabkan oleh pergaulan yang salah. Oleh karena itu, peran orangtua sangat penting," pinta Belen.
Sementara itu, saat ditanya oleh wartawan, MS, mengaku mencuri sepeda motor karena diajak oleh Ferdi. "Awalnya saya tidak kenal dengan Ferdi. Saya dikenalkan oleh Rusdu, teman saya. Saya mencuri juga diajak oleh Ferdi," kata MS di Mapolres Ketapang, kemarin (18/4).
Remaja asal Kecamatan Kendawangan ini menjelaskan, datang ke Ketapang juga tidak ada niatan untuk mencuri. Ia datang karena diajak Rusdu. "Saya kenalan di kost Ferdi. Setelah itu saya diajak curi motor di kost depan pengadilan. Malamnya saya juga diajak curi motor di belakang pengadilan," jelasnya.
Ia yang tidak tahu apa-apa mengaku menyesal telah ikut Ferdi mencuri. Hasil dari dua pencurian motor tersebut ia diberi uang Rp730 ribu. "Uangnya dikasi setelah motornya laku dijual. Yang laku baru satu. Saya menyesal karena saya tidak tahu akan seperti ini," sesalnya.
Sementara Ferdi, mengaku kembali mencuri karena tidak mendapatkan pekerjaan setelah keluar dari penjara. "Saya sudah tiga kali masuk penjara. Dengan ini berarti sudah empat kali. Saya tidak ada kerjaan, makanya saya nyuri lagi," katanya.
Sebelumnya ia masuk penjara atas kasus pencurian uang dan emas. Setelah keluar dari penjara, ia membawa lari motor curian. Tidak jera, ia kembali berulah dengan mencuri laptop. Dan sekarang, ia harus kemali ke jeruji besi karena sikapnya yang ingin mendapat uang mudah tanpa bekerja.
"Saya sudah coba minta kerja sama bapak dan mamak, tapi tidak dikasi kerja. Makanya saya mencuri. Uang hasil curian saya buat bayar kos dan makan sehari-hari," jelasnya.
Ia mengakui jika ia yang mengajak MS untuk mencuri sepeda motor di dua lokasi. Sementara satu lokasi lainnya ia lakukan bersama temannya yang lain. "Untuk dua tempat saya mencurinya Selasa (5/4) bersama MS. Kalau tempat yang ketiga saya kejadiannya sekitar seminggu yang lalu," paparnya. (afi)

 

Berita Terkait