Segera Bentuk BNNK Ketapang

Segera Bentuk BNNK Ketapang

  Jumat, 15 April 2016 09:18
DIABADIKAN: Wakil Bupati Suprapto S bersama Dandim 1203 Ketapang Letkol Inf Saud Tanpubolon, Kapolres Ketapang AKBP Hady Poerwanto diabadikan usai memberikan keterangan pers usai melaksanakan apel antinarkoba.FOTO IST

KETAPANG-Pemerintah Kabupaten Ketapang akan segera membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ketapang yang berfungsi melakukan pembinaan, sosialisasi dan penyuluhan tentang penanggulangan bahaya narkoba.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Drs Suprapto, S bersama Dandim 1203 Ketapang Letkol Inf Saud Tanpubolon, Kapolres Ketapang AKBP Hady Poerwanto, ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan, usai melaksanakan apel anti narkoba di halaman Kantor Bupati Ketapang, belum lama ini.

“Kita segera melakukan pembentukan BNNK yang akan bertangungjawab terhdap pelaksanaan pemberantasan narkoba, tetap berkoordinasi Polres dan Kodim,” kata Wabup Suprapto.

Dengan terbentuknya BNNK Ketapang, yang akan melakukan pembinaan, sosialisasi dan penyuluhan tentang penanggulangan bahaya narkoba dengan aparatur pemerintahan yang bersih secara pisik dan mental.

“Penindakan tegas terhadap oknum PNS dan anggota yang terlibat akan diberhentikan,” kata Suprapto.

Penyalahgunaan narkoba dewasa ini, sudah sangat memperihatinkan, karena peredaran narkoba masuk disetiap kalangan masyarakat bahkan anak-anak. Untuk itu disampaikan Wabup kedepan terhadap PNS yang terlibat narkoba akan diberhentikan.

“Kalau dulu ada semacam toleransi, sudah proses hukum sampai masuk penjara tetapi yang bersangkutan masih tetap pegawai negeri,” ujar Wabup.

Tindakan tegas harus dilakukan, menurut Wabup, dimaksudkan supaya kedepan tidak ada lagi PNS yang melakukan penyalahgunaan narkoba karena imbasnya sangat membahayakan terhadap generasi muda.

Selain itu dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan urine terhadap seluruh PNS di jajaran Pemkab Ketapang, bersama dengan Dinas Kesehatan. “Kita tidak akan beri tahu kapan pelaksanaannya, karena dirahasiakan,” jelas dia.

Penangan pencegahan secara maksinal dan oftimal untuk mencegah terjadi penyalahagunaan narkoba, maka Wabup mengimbau supaya PNS, TNI dan Polri selalu menjauhi narkoba, dan dapat membrikan informasi kepada masyarakat dilingkungan tempat tingal. Dan selalu tanggap terhadap situasi yang ada dilingkungan tempat tinggal.

Semntara itu Bupati Ketapang, Martin Rantan SH menyatakan, akan menindak tegas apabila PNS dijajaran Pemkab Ketapang yang terlibat narkoba dengan sanksi pemberhentian, selian proses hukum oleh Polres Ketapang.

“Dijajaran Pemkab Ketapang sudah ada beberapa orang PNS yang saya tandatangani pemberhentian dengan tidak hormat,” tegas bupati.(ser)