Sediakan Tempat Tonton Gerhana

Sediakan Tempat Tonton Gerhana

  Selasa, 16 February 2016 13:57

Berita Terkait

PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak akan menyiapkan tempat menyaksikan gerhana matahari yang diprediksi jatuh 9 Maret mendatang. Dua tempat itu rencananya di PCC dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Pontianak.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak, Hilfira Hamid mengatakan, fenomena gerhana matahari merupakan kejadian langka. Kota Pontianak termasuk daerah di Indonesia yang kecipratan gerhana matahari. Meski tidak secara total namun momentum ini akan dimanfaatkan Dinas Pariwisata untuk mengundang banyak orang agar berkunjung ke Pontianak.

“Kami (Pemkot Pontianak) melihat ada dua sisi yang dapat disampaikan. Pertama sisi destinasi dan edukasi,” ungkapnya, usai rapat bersama Lapan Pontianak, Senin (15/2).

Melihat sisi edukasi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Lapan dan Dinas Pendidikan Pontianak. Sedangkan sisi destinasi ia telah bekerjasama dengan PHRI. Rencana ada dua tempat untuk menyaksikan gerhana, yaitu PCC dan Lapan Pontianak sebagai tempat melihat gerhana matahari berdasarkan hasil rapat bersama Lapan Pontianak dan di rekomendasikanlah dua tempat itu.

Ruangan PCC dapat digunakan sebagai tempat untuk melihat gerhana matahari. Selain itu nanti bisa diputarkan film melihat secara langsung fenomena langka itu. Bagi pelajar atau wisatawan jika ingin melihat secara langsung juga bisa dari atas PCC.

Pihaknya akan melakukan sosialisasi dengan mengundang guru-guru fisika dengan tujuan setelah sosialisasi itu dilakukan, kesemua guru fisika dapat menyampaikan ke muridnya.

Dalam sosialisasi itu, pihak Lapan akan menjelaskan apa yang boleh dan tidak dilakukan ketika gerhana matahari muncul. Makanya, pihak Lapan juga menyediakan kaca mata khusus untuk melihatnya. “Sebenarnya bisa juga dengan klise tetapi sekarang tidak ada lagi. Yang penting sudah tahu bagaimana pengamannya. Selfi kontak langsung dengan matahari juga dilarang karena itu berbahaya,” terangnya.

Di tempat sama, Kepala Lapan Pontianak, Muzirwan mengatakan, untuk persiapan pengamatan gerhana matahari akan dilakukan di Lapan Pontianak. Sebelum itu Lapan akan mengadakan sosialisasi dulu. ”Kita sudah mempersiapkan kaca mata sekitaran seratusan buah. Bagaimanapun radiasi itu tetap ada,” katanya.

Dijelaskan, gerhana matahari merupakan fenomena langka dan jarang terjadi. Untuk gerhana total mungkin 350 tahun baru ada. Menarik dari gerhana tentu masyarakat dapat melihat gelap tiba-tiba dan keunikannya ada bentuk cincin. “Bagi yang suka melihat ini begitu indah,” terangnya.

Di Pontianak, terjadinya gerhana tidak penuh. Untuk gerhana matahari total justru ada di Palangkaraya, Maluku, Ternate dan Sumatera Selatan. Makanya, tim Nasa datang ke beberapa tempat itu. Kedatangan peneliti, bukan hanya melihat fenomena langka saja, namun mereka melakukan penelitian. “Bagi saintis hal ini menarik, mereka akan melakukan penelitian, salah satunya melihat sejauh mana pengaruh matahari terhadap bumi ketika fenomena itu terjadi,” ungkapnya.

Prediksi gerhana tambahnya 9 Maret 2016. Di hari itu juga bertepatan dengan perayaan nyepi, sehingga aktifitas pekerja dan anak sekolah tentu libur. Masalahnya bagaimana bisa mengumpulkan anak sekolah di hari libur itu. “Kejadian ini diperkirakan di mulai jam 06.20 sampai 08.00 pagi,” ucapnya.

Meski hanya gerhana matahari sedang tetapi akan digunakan peneliti untuk melihat perbedaan antara gerhana matahari sedang dan total. (iza)

Berita Terkait