Sediakan 160 Stan Bagi Pelaku UMKM

Sediakan 160 Stan Bagi Pelaku UMKM

  Selasa, 24 May 2016 09:30
MENYEMARAKKAN: Ratusan stan UMKM lokal termasuk stan se Kalbar ambil bagian menyemarakkan pelaksanaan MTQ. Ashrie/Pontianak Post

Berita Terkait

KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama panitia pelaksana MTQ XXVI Kalimantan Barat menyediakan sebanyak 208 stan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal termasuk stan bagi 14  kabupaten/kota se Kalimantan Barat untuk turut menyemarakkan pelaksanaan MTQ XXVI yang dipusatkan di Kubu Raya. 

Ketua Harian Panitia MTQ XXVI Kalimantan Barat, Odang Prasetyo menyatakan dari 208 stan itu terdiri dari 160 stan bagi pelaku UMKM lokal selebihnya stan disediakan bagi 14 kabupaten/kota se Kalimantan Barat.

”Semua stan yang disediakan ini gratis bagi, kami harap dengan turut serta dalam kegiatan ini para pelaku UMKM lokal bisa mempromosikan berbagai produk lokal yang dihasilkan," kata Odang Prasetyo disela-sela pembukaan pameran MTQ XXVI tingkat Kalbar, Senin (23/5).

ula panitia hanya menyediakan sekitar 130 stan saja untuk UMKM. Namun lantaran antusias  masyarakat cukup tinggi untuk turut menyemarakkan kegiatan membuat panitia pelaksana menambah stan hingga menjadi sekitar 160 stan. 

Odang memastikan, pemberian stan untuk berjualan bagi UMKM dalam ajang MTQ Kalbar tersebut diberikan secara gratis, sehingga para pelaku usaha tidak perlu membayar untuk berjualan pada ajang tersebut.

”Sebanyak 160 stan bagi pelaku UMKM itu terpisah dengan puluhan stand lainnya yang diperuntukan bagi instansi dan pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar. Jadi kami harapkan agar kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh UMKM untuk meningkatkan omset mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Pemerintahan Provinsi Kalbar, Lensus Kandri yang turut menghadiri pembukaan pameran tersebut berharap melalui pameran yang digelar bisa meningkatkan peran serta masyarakat untuk meningkatkan daya saing. 

“Upaya untuk berpacu meningkatkan daya saing ini sangat penting apalagi saat ini kita akan dihadapkan dengan pasar bebas ekonomi ASEAN termasuk MEA,” katanya.  Secara umum dia menilai tampilan setiap stan pameran sudah cukup bagus, bahkan para peserta pameran berinisiatif menampilkan beberapa produk unggulan masing-masing daerah. “Saya berharap agar kedepan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan karena secara tak langsung bisa memotivasi pelaku UMKM untuk meningkatkan produk unggulan masing-masing,” ungkapnya. 

Meski begitu, Lensus menilai saat ini para pelaku UMKM masih perlu mengasah potensi diri untuk bisa menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga terjangkau. “Jika produknya sudah baik, kemasan berkualitas dan harganya terjangkau maka akan memudahkan kita untuk bersaing dengan daerah atau negara lain dalam hal pemasaran berbagai produk lokal yang di olah langsung pelaku UMKM lokal di Kalimantan Barat,” pungkasnya. (ash) 

Berita Terkait