Sederhana, Menggugah Selera

Sederhana, Menggugah Selera

  Kamis, 23 June 2016 09:30

Berita Terkait

Banyak pilihan menu saat berbuka puasa. Tetapi menu-menu tradisional tetap menjadi primadona. Seperti tumis pare, ikan asam pedas, ayam bakar, dan bihun goreng, yang diolah secara sederhana tetapi sangat menggugah selera.

Oleh: Marsita Riandini

Berbuka puasa bersama menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu saat Ramadan. Ajakan berbuka bersama kerabat, teman, saudara, dan rekan kerja berdatangan. Berbagai restoran, kafe, dan rumah makan pun menjadi pilihan untuk tempat berbuka puasa.

Hotel Aston Pontianak menjadi salah satu pilihan. Sejumlah orang memilih berbuka puasa di sana. Hotel yang berada di Jalan Gajahmada Pontianak ini tentunya menyajikan menu berbeda setiap harinya. Bukan hanya menu utama, makanan takjil sebagai menu awal berbuka puasa pun turut disediakan. Anda tinggal memilih sesuai dengan selera. 

Di Aston, Anda bisa menikmati sajian menu tradisional. Misalnya sayur genjer, yang disajikan setiap Senin. Genjer merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di Kalbar. Tetapi olahan menu yang satu ini sudah jarang sekali dijumpai. 

Ketika berbuka puasa di Aston, For Her pun berkesempatan mencicipi menu berbahan dasar pare atau paria. Pare juga banyak ditemukan di Kalbar. Bahkan, tumbuhan ini dapat ditanam dan tumbuh dengan baik di pekarangan rumah. Di negara-negara Asia Timur seperti Jepang, Korea, dan Cina, pare dimanfaatkan untuk pengobatan. Diantaranya sebagai obat gangguan pencernaan, minuman penambah semangat, obat pencahar dan perangsang muntah. 

Pare sangat enak dimasak dengan cara di tumis. Dilidah memang terasa pahit, tetapi pare bisa menambah selera makan Anda. Bagi yang kurang doyan rasa pahit tak perlu khawatir. Chef Zikwan memiliki cara tersendiri dalam mengolah pare sehingga berkurang rasa pahitnya. Pare buatannya juga dicampur dengan seafood dan jamur kuping. Ia pun sengaja menambahkan bawang bombay didalamnya. 

“Kalau tidak mau rasanya pahit, saat mengolahnya itu di rendam dengan air garam sehingga getahnya hilang. Baru kemudian di tumis,” jelas Executive Chef Aston Pontianak ini. 

Menu lainnya yang disajikan di Hotel Aston berupa Ikan Asam Pedas. Menu yang satu ini tentunya tak asing bagi Anda. Sebagai makanan khas Pontianak, ikan asam pedas tetap menjadi menu favorit bagi banyak masyarakat. 

“Untuk hari ini kami menyajikan menu asam pedas. Sebab banyak masyarakat yang doyan ikan,” jelas Chef Zikwan.

Olahan ikan asam pedas ini merupakan campuran antara ikan tongkol, patin, juga ikan tenggiri. “Jadi sengaja biar orang punya pilihan. Tidak semua orang suka tongkol, tidak semua orang suka patin. Saya tambahkan pula di dalamnya irisan timun dan nanas,” ungkapnya. 

Kuah ikan yang kental disiram diatas nasi putih hangat memang terasa spesial. Apalagi bau amis ikan tidak terasa ketika Anda menikmatinya. 

Bagi yang doyan ayam, Aston menyediakan menu ayam bakar spesial dengan taburan cabe di atasnya. Cabe yang terasa sedikit asam, cocok dinikmati dengan daging ayam yang empuk. 

“Ayam bakar ini sebelum dibakar diungkap dulu agar bumbunya meresap,” ulas dia. 

Setiap harinya, di stall/gerobak tersedia aneka menu yang berbeda. Salah satunya bihun goreng. Bihun goreng memang pas untuk menu berbuka puasa Anda. “Hari ini menu stallnya itu tak hanya bihun. Kalau hari lain kadang ada mie tek- tek, soto dan lainnya,” pungkasnya. **

------------------------

Bingka Pandan

Kue bingka menjadi sajian favorit jelang berbuka puasa. Kelembutan kue yang satu ini memang mampu menggugah selera makan seseorang. Apalagi di Pontianak, kue bingka juga menjadi oleh-oleh. Beragam jenis kue bingka, salah satunya adalah kue pandan. Aromanya yang khas lagi sedap. 

Bika ambon

Bika ambon adalah sejenis penganan asal Indonesia yang terbuat dari bahan-bahan seperti telur, gula, dan santan. Bika ambon umumnya dijual dengan rasa pandan, tetapi kini juga tersedia rasa-rasa lainnya seperti durian, keju, dan cokelat. Bika Ambon pun tak kalah sedap untuk Anda nikmati saat berbuka puasa. 

Kolak Labu & Cendol 

Bila kolak ubi dan pisang sudah biasa, tak ada salahnya mencoba kolak labu. Chef Zikwan juga menambahkan pacar cina didalamnya untuk menambah variasi rasa. Pilihan lainnya, ada minuman cendol. Minuman ini pun tak kalah digemari masyarakat Indonesia. (mrd)

Berita Terkait