Sebulan Tuntaskan Sembilan Pembangunan

Sebulan Tuntaskan Sembilan Pembangunan

  Kamis, 20 Oktober 2016 09:30
DOKUMEN: Wabup H Gusti Ramlana menyerahkan dokumen kegiatan TMMD kepada Danrem. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Danrem Tutup TMMD ke-79 di Desa Mendalok

MEMPAWAH– Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-97 Tahun Anggaran 2016 di Desa Mendalok, Kecamatan Sungai Kunyit, resmi berakhir, Rabu (19/10). Berlangsung selama 30 hari sejak tanggal 20 September–19 Oktober, tim gabungan berhasil menuntaskan sembilan kegiatan pembangunan.

Sembilan kegiatan pembangunan yang dirampungkan tim gabungan TNI dari tiga angkatan, kepolisian, dan pemerintah daerah dengan total 150 petugas itu yakni, tiga unit jembatan, empat unit rumah tidak layak huni (RTLH), melanjutkan pembangunan satu unit rumah ibadah, dan normalisasi sungai. Sedangkan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, penyuluhan kamtibmas dan narkoba, penyuluhan peternakan-pertanian, dan penyuluhan kesehatan.

Komandan Korem 121 Alambhana Wanawai, Brigadir jenderal Widodo Iriyansyah yang berkesempatan menutup kegiatan tersebut mengucap syukur atas suksesnya pelaksanaan TMMD di Desa Mendalok Kabupaten Mempawah. Dirinya mengaku bangga dengan antusiasme masyarakat setempat membantu pelaksanaan kegiatan.

“Pada kegiatan ini semua sasaran tercapai seratus persen selama satu bulan. Saya bangga dengan masyarakat Mempawah yang ternyata sangat antusias sekali ikut serta dalam kegiatan ini. Sehari bisa mengerahkan 25 orang secara bergantian,” ujarnya di Halaman SMA Negeri 1 Sungai Kunyit.

Tak hanya memuji kinerja tim dan masyarakat, Danrem pun mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam merealisasikan program TMMD tersebut. Dukungan dimaksud dalam bentuk kucuran dana hingga seluruh kegiatan pembangunan berjalan dengan baik dan lancar.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Mempawah sangat mendukung kegiatan TMMD dengan menyalurkan dana bantuan. Berkat dana itulah hingga seluruh kegiatan TMMD bisa terselenggara dengan baik dan maksimal. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang sangat antusias dalam kegiatan TMMD ini,” ucapnya.  

Lebih jauh, Widodo menyebut TNI sennatiasa aktif membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur desa. Sebab, TNI menyadari pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam melaksanakan pembangunan secara menyeluruh. Karena itu, TNI merasa perlu turut andil membantu mewujudkan pembangunan tersebut.

“Apa yang menjadi kesulitan pemda kita bantu sepenuhnya. Kita punya tenaga dan tenaga ahli. Jadi kita bantu dan semua tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan kerjasama yang baik antara TNI dan pemda maka terwujudkan pembangunan-pembangunan ini,” tuturnya.

Untuk itu, Widodo berpesan kepada masyarakat di Desa Mendalok agar senantiasa menjaga dan memelihara hasil pembangunan yang telah direalisasikan dalam kegiatan TMMD tahun 2016 ini. Agar, pembangunan tersebut dapat bermanfaat lebih lama untuk kepentingan bersama masyarakat Desa Mendalok.

“Kita perlu sadari menjaga keutuhan NKRI menjadi kewajiban setiap warga negara. Maka dari itu, menjadi tugas dan tanggungjawab TNI untuk melaksanakan pembinaan territorial, agar masyarakat Mempawah tidak mudah goyah dan terpengaruh dengan hal-hal negatif yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Mempawah, H Gusti Ramlana menjelaskan, program TMMD telah dilaksanakan sejak lama. Tujuannya, memotivasi masyarakat agar giat melaksanakan pembangunan. Selain itu, TMMD menjadi upaya kemanunggalan TNI dengan masyarakat dan pemerintah setempat yakni Pemerintah Kabupaten Mempawah.

“Inilah yang perlu kita bangun, yaitu suatu komunikasi, silaturahmi, dan koordinasi yang lebih efektif lagi di masa-masa yang akan datang. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mempawah, kami mengucapkan terimakasih kepada jajaran TNI yang telah ambil bagian dalam mengisi pembangunan di daerah ini,” ucapnya mengakhiri.(wah)

Berita Terkait