Sebulan Terbentuk, Empat Atletnya Raih Medali

Sebulan Terbentuk, Empat Atletnya Raih Medali

  Minggu, 3 December 2017 08:30
ILUSTRASI

Berita Terkait

Kali Pertama Perserosi Sintang Unjuk Gigi di Kejurda

Meskipun kepengurusan Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Sintang baru berumur satu bulan, namun keempat atlet ciliknya mampu berprestasi di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Perserosi Kalbar. Dari delapan kelas diikuti, empat medali berhasil disumbang untuk Sintang.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

ENAM atlet mengenakan seragam sepatu roda tengah bersiap menuju garis start untuk ikut lomba Kejurda Perserosi di halaman Kantor KONI Provinsi Kalbar, Sabtu (2/12) pagi. Hari itu, Ketua Pengcab Perserosi Kabupaten Sintang, Yeri Wahyudi, tampak sibuk memberi arahan pada atlet-atletnya.

Saat masuk garis start, beberapa kali teriakan lantang tak henti diucap sang pelatih. Apalagi saat pemimpin perlombaan meneriakkan aba-aba dimulainya lomba sepatu roda kategori pemula satu. Yeri yang berdiri di samping lintasan terus memberi semangat agar anak asuhnya bisa memenangi lomba itu. "Ayo semangat," ujarnya lantang memberi semangat.

Saat lomba berjalan, sempat terjadi persaingan dengan atlet Perserosi kabupaten lain. Yeri tak henti menyemangati agar atletnya bisa menang. Akhirnya dalam lomba dua putaran itu, hasilnya tak mengecewakan, satu atletnya mampu meraih emas pada kelas pemula satu.

Wajah Yeri begitu gembira usai istirahat pertandingan. "Bersyukur, dari delapan kelas yang diikuti, empat atlet yang dikirim Kejurda Perserosi Sintang berhasil menyumbang medali. Sejak pagi hingga istirahat ini (siang kemarin, Red), total sudah mengumpulkan empat medali. Dua emas kategori didapat kelas pemula satu dan kelompok umur a. Dua perunggu lagi kelas kelompok umur b dan c," terangnya kepada Pontianak Post.

Dijelaskan dia, Perserosi Sintang baru terbentuk sebulan lalu. Kata dia, umur belia Perserosi Sintang bukan justru tak bisa bersaing dengan kabupaten kota Kalbar yang ikut Kejurda Perserosi tahun ini. Buktinya, empat atlet yang dikirim berhasil bersaing dan meraih medali pula dalam turnamen ini.

Yeri melanjutkan, Kejurda ini sekaligus proses seleksi untuk pelaksanaan Porprov Sintang 2018 mendatang. Kebetulan tahun depan Perserosi Sintang menjadi tuan rumah dalam ajang empat tahunan sekali. 

Di Kejurda inilah, dirinya sekaligus memetakan kekuatan atlet Perserosi dari kabupaten/kota lainnya. Tentu, hasil Kejurda ini akan jadi bahan mereka untuk mengukur lawannya nanti. 

Masalah anggaran, karena Perserosi Sintang baru terbentuk, jadi untuk bertandang ke Pontianak masih menggunakan dana pribadi. Meski demikian, dia tak merasa keberatan. "Sebelum ikut saya juga sudah infokan kepengurusan KONI Sintang akan hal ini. Mudah-mudahan setelah didaftar dan sah soal dana akan dapat bantuan dari KONI. Utamanya untuk Porprov tahun depan," ujarnya.

Perkembangan olahraga sepatu roda Sintang saat ini, kata dia, semakin maju. Dengan raihan pretasi yang didapat atlet  sepatu roda Sintang ini, ia meyakini ke depan semakin banyak bibit muda yang bergabung di Perserosi. 

Sebagai informasi, tambah dia, penyelenggaraan Porprov Sintang cabor sepatu roda rencana bertempat di x Bandara Susilo. Belum lama ini, pengurus KONI Provinsi sudah meninjau lokasi itu. Semoga tak ada perubahan dan pelaksanaan Porprov 2018 sepatu rodanya bisa dilaksanakan di sana. (*)

Berita Terkait