SDN 6 Jungkat Juara PHBS 2015

SDN 6 Jungkat Juara PHBS 2015

  Jumat, 4 December 2015 09:13
DOKTER CILIK: Dokter kecil yang juga mendapat perhatian dalam PHBS ISTIMEWA

Berita Terkait

MEMPAWAH- Dinas Kesehatan (Dinkes) Mempawah mengumumkan pemenang lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat sekolah tahun 2015. Hasilnya, menetapkan SDN 6 Jungkat Kecamatan Siantan sebagai juara pertama dengan raihan nilai tertinggi 4. 270 poin.

Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 441.7/1194/Dinkes-D tentang penetapan pemenang hasil penilaian lomba PHBS sekolah tingkat Kabupaten Mempawah tahun 2015, tim juri juga menetapkan SDN 13 Bakau sebagai runner up dengan 4. 160 poin disusul SDN 2 Sungai Pinyuh sebagai juara ketiga dengan 4 110 poin.“Peserta lomba PHBS tingkat sekolah 2015 sebanyak 14 sekolah yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Mempawah. Untuk pelaksanaan penilaian lomba sendiri kami lakukan sejak tanggal 28 September hingga 20 Oktober 2015 lalu,” terang Ketua Tim Penilai Lomba PHBS, Dr H Sahaerul Faridin S kepada wartawan, Kamis (3/12) di ruang kerjanya.

Sahaerul yang juga Kabid Binkesmas dan Farmasi Dinkes Mempawah itu mengungkapkan, dalam penilaian lomba pihaknya mengacu pada beberapa indikator yang telah ditetapkan. Mulai dari administrasi, delapan indikator PHBS, dokumentasi kegiatan, buku kegiatan, promosi PHBS serta kegiatan inovatif PHBS yang mencakup sepuluh indikator.“Nah, sekolah yang paling mendekati indikator-indikator itulah yang mendapatkan poin tertinggi dan ditetapkan menjadi pemenang. Jadi, dalam penilaian tersebut sudah ada indikator-indikator penilaiannya,” terang Sahaerul.

Lebih jauh, dia menerangkan, ada delapan indikator PHBS yang harus dipenuhi setiap sekolah. Yakni mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan memakai sabun, jajan dikantin atau warung sekolah yang sehat dan membuang sampah pada tempatnya.“Indikator lain yang harus terpenuhi yakni mengikuti kegiatan olahraga disekolah, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan, bebaskan diri mu dari asap rokok, memberantas jentik nyamuk dan indikator terakhir buang air kecil dan air besar di jamban sekolah,” paparnya.

Kedepan, dirinya berharap penerapan PHBS dilingkungan sekolah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Agar, semakin meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan.“Kita ingin mencetak generasi-generasi muda di Kabupaten Mempawah yang pintar dan cerdas. Maka dimulai dari penerapan PHBS yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan sekolah maupun keluarga,” tutupnya.Tim penilai PHBS tingkat sekolah Kabupaten Mempawah 2015 yang Diketuai Dr H Sahaerul Faridin S, beranggotakan, Utin Erni Savitri, SKM, MPH, Syamsurizal, Badariyatufithri, Amd KL, Drs H Sukarni, Karniyatun dan R Suhartono.(wah)

Berita Terkait