SDN 2 Juara Mencuci Tangan Pakai Sabun

SDN 2 Juara Mencuci Tangan Pakai Sabun

  Senin, 7 December 2015 09:35
PHBS SEKOLAH : Banner PHBS Sekolah terpampang di SDN 02 Sungai Pinyuh. SD tersebut berhasil menerapkan salah satu indikatornya dengan baik, yaitu gerakan mencuci tangan pakai sabun.

Berita Terkait

MEMPAWAH- Dalam rangkaian lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat SD, Dinas Kesehatan (Dinkes) Mempawah juga memberikan penilaian terhadap gerakan mencuci tangan pakai sabun. Hasilnya, tim juri menetapkan SDN 2 Sungai Pinyuh menjadi pemenang dengan 1. 980 poin.

Sementara itu, nilai  tertinggi kedua diberikan kepada SDN 13 Sungai Bakau dengan raihan 1.950 poin dan SDN 6 Jungkat ditempat ketika dengan 1.850 poin. Penetapan pemenang lomba mencuci tangan pakai sabun ini sebagaimana ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 441.7/1194/Dinkes-D tertanggal 21 Mei, perihal kegiatan PHBS tingkat SD/MI se-Kabupaten Mempawah tahun 2015.

“Jumlah peserta lomba mencuci tangan pakai sabun sama dengan lomba PHBS yakni sebanyak 14 sekolah di sembilan kecamatan. Waktu penilaian juga sama pada yakni pada tanggal 28 September hingga 20 Oktober 2015 lalu,” ungkap Ketua Tim Penilai Lomba PHBS, Dr H Sahaerul Faridin S kepada wartawan, Minggu (6/12).

Kabid Binkesmas dan Farmasi Dinkes Mempawah ini berharap penerapan PHBS dan mencuci tangan pakai sabun dilingkungan sekolah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Agar, semakin meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan.

“Inti dari pelaksanaan lomba ini bukan sekedar seremonial. Melainkan untuk menanamkan perilaku PHBS dan mencuci tangan pakai sabun kepada para generasi muda khususnya siswa SD. Sehingga, akan lahir generasi yang sehat, kuat, cerdas dan pintar,” harapnya mengakhiri.

Dilain pihak, Kepala SDN 2 Sungai Pinyuh, Awaluddin mengaku senang sekolah yang dipimpinnya bisa tampil sebagai juara pada lomba gerakan mencuci tangan pakai sabun tingkat SD se-Kabupaten Mempawah. Dirinya menyebut keberhasilan itu menjadi motivasi bagi seluruh dewan guru di SDN 2 Sungai Pinyuh dalam meningkatkan pendidikan kepada siswa.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan prestasi ini. Tentunya keberhasilan ini berkat binaan seluruh dewan guru dan kepatuhan siswa itu sendiri,” pendapatnya.

Awaluddin menyebut penerapan PHBS dan gerakan mencuci tangan pakai sabun sudah digalakkan pihaknya setahun silam. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, pihaknya sekolah dengan tekun membimbing para siswa untuk menerapkan PHBS dan mencuci tangan pakai sabun dilingkungan sekolah.

“Untuk fasilitas, kami memiliki 52 tempat mencuci tangan yang tersebesar dilingkungan sekolah. Termasuk setiap kelas, ada tempat mencuci tangan. Aturannya, sebelum masuk kelas, setelah belajar, sebelum dan sesudah makan serta setelah olahraga, siswa wajib mencuci tangan,” tegasnya.Tim penilai PHBS tingkat sekolah Kabupaten Mempawah 2015 yang Diketuai Dr H Sahaerul Faridin S, beranggotakan, Utin Erni Savitri, SKM, MPH, Syamsurizal, Badariyatufithri, Amd KL, Drs H Sukarni, Karniyatun dan R Suhartono.(wah/pk)

 

Berita Terkait